Ketua GAPOKTAN (Gabungan Kelompok Tani) Kampung Tempuran Di duga Enggan Memberikan Keterangan Terkait Pekerjaan Embung !!

Lampung Tengah, Fakta-news.com
Ketua Gabungan Kelompok Tani Kampung Tempuran Kecamatan Trimurjo “Jumali” , di duga tak transparan dan sulit di temui atau dikonfirmasi awak media terkait pekerjaan yang sedang berjalan di wilayah Persawahan di dusun 8 kampung Tempuran. Rabu(08/07/2026)
Pekerjaan tersebut di duga pembuatan Embung atau kolam buatan untuk menampung kelebihan air hujan dan limpasan.

Diketahui pembangunan Embung di lokasi Persawahan sangatlah baik Tujuannya adalah menyediakan cadangan air irigasi yang dapat disalurkan ke lahan pertanian saat musim kemarau tiba, sehingga produktivitas panen tetap terjaga.

Sementara beberapa fungsi dan manfaat penting embung di wilayah persawahan adalah :
– Suplesi Air Irigasi: Memastikan ketersediaan pasokan air yang dekat dengan lahan, khususnya krusial pada sawah tadah hujan.
– Penyelamat Saat Kemarau: Membantu petani mempertahankan pola tanam dan mencegah gagal panen akibat kekeringan
– Pengendali Banjir & Erosi: Di musim hujan, kolam menampung limpasan air sehingga mengurangi potensi erosi dan risiko banjir di area hilir.
Dengan adanya pembangunan Embung Tersebut petani yang memiliki sawah di lokasi dusun 8 tersebut sangat senang dan bangga karena dapat mencegah gagal panen akibat kekeringan
Sementara ketua GAPOKTAN (Gabungan Kelompok Tani ) Kampung Tempuran Kecamatan Trimurjo “Jumali” yang seharusnya dapat Transparan dan dapat menjelaskan Terkait pembangunan Embung Tersebut kini berbalik fakta,ia telah menutup diri dan enggan memberikan keterangan pembangunan Embung Tersebut bersumber dari mana
Tim media ini telah berusaha menuju ke lokasi pekerjaan Embung tersebut namun sangat disayangkan ketua Gapoktan Tempuran “Jumali” tidak ada di lokasi dan sulit ditemui,kemudian tim media ini berusaha menghubungi lewat  via pesan WhatsApp dan telepon seluler nemun lagi lagi tidak ada respon dari sang ketua Gapoktan.
Diketahui Proyek pembangunan embung persawahan yang didanai pemerintah wajib transparan terkait anggaran sesuai amanat Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik
Lanjutnya, Ditempat terpisah salah satu Sumber terpercaya media ini  yang namanya enggan disebutkan mengatakan bahwa benar pembangunan embung dilokasi persawahan sudah mulai sejak beberapa hari lalu
“betul bang(red) pembangunan Embung tersebut sudah berjalan beberapa hari lalu,kami masyarakat senang terutama para petani yang ada di wilayah tempuran. Namun kami tidak tau embung itu bersumber dari mana proyek mana anggaran nya berapa semua sepertinya yang tau ketua Gapoktan,” terangnya sumber media ini.
Masih dikatakan Sumber terpercaya media ini,bahwa dirinya telah menyarankan untuk konfirmasi ke ketua Gapoktan tempuran tersebut
“Abang temui aja bang ketua Gapoktan Pak Jumali ,beliau pasti paham ini proyek bersumber dari mana.karena memang urusan kelompok tani ditempuran ini beliau selalu terlibat dan  kebetulan beliau juga ketua Gapoktan disini,”Ujarnya.
Sampai berita ini tayang tim media ini masih berupaya untuk berkomunikasi dengan ketua Gapoktan kampung  Tempuran tersebut untuk berimbangnya pemberitaan.
(Red)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *