Lapas Narkotika Karang Intan Bangun Karakter Warga Binaan dengan Pembinaan Keagamaan Sholawat Burdah

Karang Intan, Fakta-news.com

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus memperkuat pembinaan mental dan spiritual warga binaan melalui berbagai kegiatan keagamaan yang dilaksanakan secara terarah, konsisten, dan berkesinambungan. Upaya ini menjadi salah satu bentuk penguatan pembinaan keagamaan di lingkungan pemasyarakatan. Jajaran Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan melaksanakan kegiatan pembacaan Sholawat Burdah di Masjid At-Taubah sebagai pusat ibadah dan pembinaan rohani bagi warga binaan, Kamis (02/07/2026).

Kegiatan pembacaan Sholawat Burdah tersebut diikuti oleh puluhan warga binaan dari berbagai kamar hunian dengan penuh antusias, tertib, dan khidmat. Para peserta melantunkan sholawat secara bersama-sama dalam suasana religius yang penuh kekhusyukan. Seluruh rangkaian kegiatan juga mendapatkan pendampingan serta pengawasan langsung dari petugas Seksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Bimkemaswat) Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan guna memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, serta sesuai dengan tujuan pembinaan yang telah ditetapkan.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana peningkatan keimanan dan ketakwaan warga binaan, tetapi juga mempererat ukhuwah Islamiyah serta membangun kebersamaan di antara sesama warga binaan dalam lingkungan Lapas. Sejalan dengan itu, kegiatan ini merupakan implementasi arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan yang secara konsisten mewajibkan seluruh Unit Pelaksana Teknis (Lapas/Rutan) untuk memperkuat pembinaan kerohanian bagi warga binaan sebagai upaya membentuk karakter, menanamkan nilai keimanan, serta membangun kesadaran diri agar warga binaan dapat kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan bertanggung jawab.

Selama kegiatan berlangsung, lantunan Sholawat Burdah yang menggema di Masjid At-Taubah menciptakan suasana yang tenang, damai, dan penuh nilai spiritual. Suasana tersebut memberikan ruang refleksi bagi warga binaan untuk semakin mendekatkan diri kepada nilai-nilai keagamaan serta memperbaiki diri selama menjalani masa pidana.

Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum penting dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang lebih humanis, religius, dan kondusif di dalam Lapas.

Staf Bimkemaswat, Ardian, menyampaikan bahwa kegiatan pembacaan Sholawat Burdah ini memiliki peran penting dalam mendukung proses pembinaan mental dan spiritual warga binaan secara berkesinambungan di Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan. Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti ini tidak hanya memperkuat aspek religiusitas, tetapi juga membangun karakter, kedisiplinan, serta sikap saling menghargai di antara warga binaan.

“Melalui kegiatan Sholawat Burdah ini kami berharap warga binaan dapat semakin memperkuat keimanan dan ketakwaannya, serta mampu menjadikan nilai-nilai yang diperoleh sebagai bekal untuk memperbaiki diri ke arah yang lebih baik. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan dan membangun suasana pembinaan yang lebih positif di dalam Lapas,” ujar Ardian.

Sementara itu, salah satu warga binaan berinisial AGR turut menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan keagamaan tersebut. Ia menilai kegiatan ini memberikan dampak positif dalam menjaga ketenangan batin serta membantu proses perubahan diri selama menjalani masa pidana.

“Kami merasa sangat bersyukur karena masih diberikan kesempatan untuk mengikuti kegiatan keagamaan seperti ini. Selain membuat kami lebih tenang, kegiatan ini juga membantu kami untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memperbaiki diri menjadi pribadi yang lebih baik ke depannya,” ungkap AGR.

Kegiatan pembacaan Sholawat Burdah tersebut berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh kekhidmatan hingga selesai. Melalui kegiatan pembinaan keagamaan yang terus dilaksanakan secara konsisten, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan menegaskan komitmennya dalam membentuk warga binaan yang tidak hanya taat aturan, tetapi juga memiliki keimanan yang kuat, karakter yang baik, serta kesiapan untuk kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang produktif dan bertanggung jawab. (nta).

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *