Kegiatan Pangkas Rambut, Lapas Banjarmasin Tanamkan Kebiasaan Hidup Bersih dan Tertib

Banjarmasin, Faktanews-com –

Menjaga kerapian diri bisa menjadi langkah sederhana untuk membangun kebiasaan hidup yang lebih baik. Hal itu terlihat dalam kegiatan pangkas rambut bagi warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin, Selasa (27/10), sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan dan kenyamanan selama menjalani masa pembinaan.

Melalui kegiatan ini, warga binaan mendapatkan layanan pangkas rambut untuk menjaga penampilan tetap rapi. Aktivitas tersebut bukan sekadar urusan penampilan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa kebersihan dan perawatan diri perlu diperhatikan dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Kasi Giatja) Lapas Banjarmasin, Bagus Paras Etika, menyampaikan bahwa kegiatan pangkas rambut merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap kebutuhan warga binaan. Menurutnya, menjaga kerapian dan kebersihan diri perlu menjadi kebiasaan yang diterapkan secara konsisten.

“Melalui kegiatan pangkas rambut ini, kami ingin memastikan warga binaan tetap mendapatkan pelayanan untuk menjaga kerapian dan kebersihan diri. Hal sederhana seperti ini penting untuk membangun kebiasaan hidup bersih dan tertib selama menjalani masa pembinaan,” ujar Bagus.

Bagi warga binaan, rambut yang rapi juga memberikan kenyamanan dalam menjalani aktivitas sehari-hari. ZA, salah seorang warga binaan yang mengikuti kegiatan tersebut, mengaku senang dapat memanfaatkan layanan pangkas rambut di dalam Lapas.

“Senang bisa potong rambut di sini. Rambut jadi rapi dan lebih nyaman. Jadi, bisa menjalani kegiatan sehari-hari dengan lebih enak,” ujar ZA.

Secara terpisah, Kepala Lapas Kelas IIA Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menegaskan bahwa perhatian terhadap kebersihan dan kerapian diri merupakan bagian dari pembentukan kebiasaan positif selama masa pembinaan.

“Kami ingin warga binaan tetap menjaga kebersihan, kerapian, dan kesehatan diri selama menjalani masa pembinaan. Hal-hal sederhana seperti ini perlu dibiasakan karena menjadi bagian dari pembentukan perilaku positif yang diharapkan dapat terus diterapkan setelah mereka kembali ke masyarakat,” ujar Akhmad Herriansyah.

Melalui kegiatan pangkas rambut, Lapas Banjarmasin terus mendorong warga binaan untuk membiasakan hidup bersih dan rapi. Perubahan menuju kebiasaan yang lebih baik dapat dimulai dari hal sederhana, termasuk merawat diri dan menjaga kerapian setiap hari. (Humas Lapas Banjarmasin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *