Pemerintah Provinsi Lampung Alihkan Sekolah ke Daring Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau

Lampung , Fakta-news.com

Pemerintah Provinsi Lampung mengalihkan kegiatan belajar mengajar di seluruh jenjang pendidikan menjadi daring mulai Senin, 7 September 2026. Kebijakan ini diambil menyusul sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

Pengalihan KBM tertuang dalam Surat Edaran Gubernur Lampung Nomor 150 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar Akibat Dampak Abu Vulkanik, yang diteken 6 September 2026 di Bandar Lampung.

Dalam edaran tersebut, pembelajaran jarak jauh diberlakukan sementara pada 7-8 September 2026. Pemerintah menyatakan akan terus memantau perkembangan situasi dari otoritas kebencanaan dan vulkanologi.

Kebijakan ini berlaku untuk semua satuan pendidikan: PAUD, TK, SD, SMP, SMA, SMK, hingga SLB se-Provinsi Lampung.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Americo, mengatakan langkah ini merupakan tindak lanjut instruksi Gubernur untuk memprioritaskan keselamatan peserta didik.

“Sesuai instruksi Pak Gubernur, kita ambil langkah antisipasi. Untuk sementara KBM dialihkan daring dari rumah,” kata Thomas kepada media, Minggu, 6 September 2026.

Meski siswa belajar dari rumah, Thomas menegaskan kepala sekolah dan guru tetap bertugas. Proses pembelajaran wajib berlangsung efektif melalui platform digital yang ada.

Ia mengimbau siswa, guru, dan orang tua mengurangi aktivitas luar rumah. Jika terpaksa keluar, masyarakat diminta memakai masker guna mencegah gangguan pernapasan serta iritasi mata dan kulit akibat paparan abu vulkanik.

“Kami minta orang tua mendampingi anak selama daring. Keselamatan dan kesehatan anak tetap prioritas,” ujarnya.

Pemprov Lampung juga menginstruksikan Dinas Pendidikan berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah di tiap kabupaten/kota untuk memantau keamanan lingkungan sekolah.

Langkah ini diharapkan menekan risiko kesehatan sekaligus memastikan pendidikan tetap berjalan selama dampak abu vulkanik masih berlangsung.

(Vin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *