Metro Lampung , Fakta-news.com –
Korem 043/Garuda Hitam menegaskan kembali komitmen pengabdian kepada masyarakat Lampung di usia yang ke-79. Penegasan itu disampaikan dalam syukuran HUT ke-79 Korem 043/Gatam di Lapangan Makorem 043/Gatam, Kota Metro, Jumat, 4 September 2026.
Acara dipimpin Komandan Korem 043/Gatam Brigadir Jenderal TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 043 PD XXI/Radin Inten Ny. Bebi Sumarlin.
“79 tahun adalah perjalanan panjang pengabdian yang harus kita syukuri. Ini menjadi motivasi untuk terus berbuat yang terbaik,” kata Sumarlin dalam sambutannya.
Mengabdi Sepenuh Hati
Mengusung tema “Mengabdi Sepenuh Hati, Mengawal Lampung Adil dan Makmur”, peringatan HUT tahun ini dijadikan momentum refleksi sekaligus penguatan soliditas prajurit. Sejak dibentuk pada 2 September 1947, Korem 043/Gatam disebut telah melewati berbagai dinamika tugas, mulai dari menjaga stabilitas pertahanan hingga mendukung pembangunan nasional.
Sumarlin menekankan, usia 79 tahun bukan sekadar angka. “Tema ini harus kita wujudkan melalui tindakan nyata yang dirasakan masyarakat,” ujarnya. Ia juga meminta seluruh personel memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan komponen masyarakat.
“Kehadiran kita harus dirasakan. Korem 043/Gatam tidak hanya kuat menjaga keamanan, tetapi juga berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah,” katanya.
Rangkaian Sosial dan Penghargaan Purnatugas
Peringatan HUT ke-79 turut diisi kegiatan sosial: pembagian sembako, donor darah, doa bersama, ziarah, serta anjangsana ke sesepuh dan mantan pejabat Korem.
Dalam kesempatan itu, Danrem juga menyambut Kolonel Inf Yogi Bahtiar, S.Kom., M.B.A. sebagai Kasiren Korem 043/Gatam yang baru.
“Jabatan adalah amanah. Laksanakan dengan profesional, penuh tanggung jawab, dan berorientasi pada kepentingan organisasi,” pesan Sumarlin.
Penghormatan diberikan kepada personel yang memasuki masa purna tugas. Mayor Kav (Purn) Andi Budiman, S.Sos., M.B.A. dan PNS (Purn) Hermansyah Basri menerima piagam dan cinderamata.
“Purna tugas bukan akhir dari pengabdian. Seragam boleh dilepas, jabatan boleh ditinggalkan, tetapi jiwa prajurit dan keteladanan tidak pernah pensiun,” ujar Danrem.
Suasana Kebersamaan
Syukuran berlangsung hangat dengan beragam penampilan keluarga besar Gatam. Mulai dari Tari TK 26, Tari Mulei Bekipas Kreasi, penayangan profil pejabat baru, hingga penyampaian kesan-pesan personel purna tugas.
“Acara syukuran ini merupakan wujud syukur atas apa yang telah dilalui dan diraih selama 79 tahun. Beragam hambatan dan tantangan di medan tugas yang berat telah dilalui.
Prajurit Najaga Satyakanegara terus melangkah maju demi terciptanya stabilitas pertahanan untuk menunjang pembangunan nasional,” kata Sumarlin menutup sambutannya.
(Red)











