SMKN 2 Palembang Peringati Upacara Bendera 17 Agustus Yang Ke 81 Dengan Khidmat Ditengah Viralnya Akan Ada Tawuran Antar Sekolah.

Upacara Hari HUT Kemerdekaan RI yang ke 81 berlangsung khidmad di SMK Negeri 2 Palembang, pada Senin (17/8/2026).
Kegiatan Utama Upacara Bendera HUT 17 Agustus di gelar dengan pengibaran Pengibaran bendera Merah Putih oleh petugas paskibra sekolah.
Pembacaan teks proklamasi dan UUD 1945.
Amanat pembina upacara oleh Kepala SMKN 2 Palembang. serta Rangkaian Acara Tambahan Penyerahan penghargaan kepada siswa-siswi berprestasi, Penyampaian pesan kebangsaan dan imbauan positif bagi para siswa.
Dalam kesempatan tersebut Kepala Sekolah SMKN2 Palembang Suparman,  mengungkapkan bahwasannya, Dalam memperingati HUT 17 Agustus yang ke-81 Kemerdekaan RI
Suparman menjelaskan, agar siswa dan siswi SMK Negeri 2 lebih banyak membuktikan prestasi di berbagai kegiatan sekolah karena dapat memberikan manfaat bagi siswa dan siswi tersebut sendiri serta dapat mengharumkan nama sekolah tempat kita belajar.
“Kami berharab kepada anak-anak didik kami yang ada di SMKN 2 Palembang dengan HUT 17 Agustus RI yang ke 81 ini dapat memberikan Support serta semangat bagi para siswa dan siswi  nantinya,”ungkap Suparman.
Saat Ditanyakan tentang adanya isu Tawuran Massal yang viral beredar di media sosial Suparman menjelaskan,
“Kami mengharapkan kepada anak didik kami agar menghindari hal-hal yang bisa merugikan diri sendiri dan nama baik sekolah, serta merusak masa depan nantinya,
hendaknya agar anak didik kami lebih berfokus pada kegiatan positif dan terus berprestasi dalam menempuh pelajaran,”ujarnya.
Suparman juga menyoroti isu tawuran yang belakangan membuat sebagian orang tua khawatir tentunya, “Kami  menegaskan tidak ingin siswa SMKN 2 Palembang terjebak dalam provokasi yang beredar melalui media sosial,
anak-anak kita ini anak yang baik semuanya,  Jangan sampai kita terhasut provokator. Kita tidak tahu siapa aliansinya, siapa ketuanya tetapi di media, hoaksnya sudah beredar luas ,”jelasnya.

Ia juga membantah isu yang beredar bahwa siswa SMKN 2 Palembang akan melakukan penyerangan setelah upacara 17 Agustus, Anak-anak kita tidak mau menyerang. Justru kita yang menjadi korban karena dihasut,”imbuhnya.

karena itu untuk mencegah terjadinya aksi susulan, sekolah mengarahkan kepada seluruh siswa untuk pulang ke rumah masing-masing setelah mengikuti upacara nantinya,

dan kepada orang tua yang khawatir juga dipersilakan menjemput anak mereka di sekolah agar bisa terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan,”katanya.

“Saya menghimbau kepada anak didik kami untuk  tidak nongkrong setelah pulang sekolah. Kalau kedapatan nongkrong dan tertangkap, saya tidak mau tanya lagi. Saya kembalikan ke orang tua,” tegasnya.

keterlibatan siswa dalam tindak pidana dapat berdampak serius terhadap masa depan. Catatan kepolisian, kata dia, berpotensi menjadi persoalan ketika siswa mengikuti seleksi tertentu, termasuk sekolah kedinasan.

Oleh karena itu Suparman juga meminta orang tua tidak menyerahkan sepenuhnya pengawasan kepada sekolah.

“anak Didik kami ini  calon anak bangsa. Jangan sampai sengaja dipecah belah oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, dan akhirnya dapat merugikan diri sendiri, sehingga dapat menghabat keberhasilannya di massa depan,”harapnya.

Lebih lanjut Ia juga mengatakan SMKN 2 selama ini selalu berprestasi dalam lomba uji kompetensi siswa (LKS) tingkat nasional, dan juga bukan itu saja banyak kompetisi-kompetisi kejuaraan tingkat lainnya yang telah berhasil diraih selama ini,” jelasnya.

Selain prestasi LKS, sekolah juga mencatat prestasi di bidang seni dan olahraga. penghargaan dan penyerahan piala tersebut menunjukkan bahwa siswa memiliki banyak ruang positif untuk berprestasi.

“Kami mengharapkan agar siswa dan siswi kami jangan sampai terjerumus oleh hal-hal yang merugikan baik diri sendiri dan sekolah karena dari pada melakukan hal-hal yang negatif lebih baik mengejar prestasi sehingga dapat bermanfaat nantinya,”Tutup Suparman Kepala Sekolah SMKN 2 Palembang.

(Jovi)

 

 

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *