Lapas Narkotika Karang Intan Teken PKS dengan Ruang Guru dan LPP Enter, Kalapas Yugo Perkuat Kompetensi Warga Binaan

Karang Intan, Fakta-news.com – 

Komitmen dalam meningkatkan kualitas pembinaan terus ditunjukkan oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan. Pada Selasa (05/05/2026), Lapas Karang Intan secara resmi melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (LPP) Enter Borneo serta Ruang Guru Kalimantan Selatan.

Kerja sama ini difokuskan pada penyelenggaraan program kursus bahasa asing bagi warga binaan, yakni bahasa Jepang melalui LPP Enter dan bahasa Inggris melalui Ruang Guru. Program ini diharapkan menjadi bekal keterampilan yang bernilai tinggi bagi warga binaan dalam menyongsong kehidupan setelah bebas nanti.

Kegiatan penandatanganan berlangsung dengan penuh semangat kolaboratif, mencerminkan sinergi antara lembaga pemasyarakatan dan dunia pendidikan dalam menciptakan pembinaan yang adaptif terhadap kebutuhan zaman.

Kepala Lapas Narkotika Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, menegaskan bahwa program ini merupakan langkah strategis dalam membekali warga binaan dengan keterampilan global.

“Kerja sama ini merupakan wujud nyata komitmen kami dalam memberikan pembinaan yang tidak hanya bersifat pembinaan mental dan kepribadian, tetapi juga peningkatan kompetensi. Bahasa adalah jendela dunia, dan kami ingin warga binaan memiliki akses untuk membuka peluang yang lebih luas, termasuk kesempatan kerja di tingkat internasional,” ujar Yugo.

Direktur Utama LPP Enter Borneo, Sigit Hariyanto, menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan serta kesiapan pihaknya dalam memberikan pelatihan terbaik.

“Kami melihat potensi besar dalam program ini. Pembelajaran bahasa Jepang tidak hanya membuka peluang kerja, tetapi juga membentuk kedisiplinan dan etos kerja yang tinggi. Kami siap memberikan pelatihan yang optimal agar warga binaan memiliki kompetensi yang benar-benar siap pakai,” ungkapnya.

Sementara itu, Branch Manager Ruang Guru Kalimantan Selatan, Fajriansyah, menekankan pentingnya kualitas dalam proses pembelajaran yang akan diberikan.

“Melalui PKS ini, kami berkomitmen untuk menghadirkan pembelajaran yang berkualitas, interaktif, dan relevan dengan kebutuhan saat ini, sehingga warga binaan dapat memiliki kemampuan bahasa Inggris yang kompetitif,” tuturnya.

Program kursus ini menjadi salah satu inovasi pembinaan berbasis keterampilan yang diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri warga binaan serta memperbesar peluang mereka untuk berdaya secara mandiri setelah kembali ke masyarakat.

Dengan adanya kerja sama ini, Lapas Narkotika Karang Intan kembali menunjukkan bahwa pemasyarakatan bukan sekadar tempat menjalani masa pidana, melainkan ruang pembelajaran dan transformasi diri menuju kehidupan yang lebih baik. (ism).

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *