Lampung Tengah, Fakta-news.com –
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., M.Sos., secara resmi melepas penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng dari gudang Bulog di Kota Metro, Senin (30/3/2026).
Pelepasan bantuan ini menjadi langkah konkret pemerintah dalam merespons tekanan ekonomi masyarakat, khususnya pasca-Idul Fitri, sekaligus memastikan kebutuhan pokok warga tetap terpenuhi.
Dalam keterangannya, I Komang Koheri menegaskan bahwa bantuan pangan yang disalurkan tahun 2026 ini menyasar hampir 189.657 keluarga penerima manfaat di Kabupaten Lampung Tengah. Setiap keluarga akan menerima bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 bungkus minyak goreng.
“Hari ini kita bersama Bulog di Metro melepas penyaluran bantuan pangan untuk masyarakat Lampung Tengah. Ini merupakan bentuk perhatian pemerintah, baik pusat maupun daerah, dalam membantu meringankan beban ekonomi masyarakat,” tegasnya.
Ia menjelaskan, program ini tidak hanya sekadar bantuan sosial, tetapi juga bagian dari strategi pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat, terutama bagi keluarga yang tergolong rentan, yakni dari desil 1 sampai dengan desil 4.
Menurutnya, momentum setelah Hari Raya Idul Fitri seringkali diikuti dengan meningkatnya kebutuhan rumah tangga, sehingga kehadiran bantuan ini diharapkan mampu menjadi penopang bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Bantuan ini kita harapkan benar-benar bermanfaat, khususnya bagi keluarga harapan dan masyarakat yang membutuhkan. Ini juga bagian dari upaya kita bersama dalam mengentaskan kesulitan ekonomi masyarakat,” lanjutnya.
Penyaluran bantuan pangan tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan Bulog dan pihak terkait, guna memastikan distribusi berjalan tepat sasaran dan tepat waktu.
Pemerintah daerah juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal program bantuan agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, serta tidak terjadi penyimpangan dalam proses distribusi.
Dengan pelepasan ini, diharapkan bantuan segera sampai ke tangan masyarakat dan menjadi solusi nyata dalam menjaga ketahanan pangan serta meringankan beban hidup warga Lampung Tengah.
(Vin)












