Karang Intan, Fakta-news.com –
Petugas dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan mengikuti Pra-Pascasarjana Program Studi Magister Manajemen (S2) Tahun Akademik 2026/2027 yang diselenggarakan Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia (STIMI) Banjarmasin. Sebanyak 17 petugas mengikuti kegiatan secara virtual dari tempat tugas masing-masing, sementara 10 warga binaan mengikuti kegiatan bersama di Ruang Belajar Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan melalui Zoom Meeting, Sabtu (29/08/2026).
Peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib dan menyimak informasi mengenai Program Studi Magister Manajemen serta pendidikan pada jenjang pascasarjana yang disampaikan oleh STIMI Banjarmasin.
Bagi warga binaan, keikutsertaan dalam kegiatan akademik tersebut memberikan pengalaman pembelajaran baru selama menjalani masa pembinaan. Mereka memperoleh informasi mengenai pendidikan lanjutan sekaligus kesempatan untuk menambah pengetahuan dan memupuk semangat belajar.
Sementara itu, petugas memanfaatkan kegiatan tersebut untuk mengenal lebih jauh Program Studi Magister Manajemen serta memperoleh informasi mengenai peluang pendidikan pada jenjang pascasarjana.
Salah satu petugas Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Taufik Hidayat, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan gambaran baru mengenai pendidikan lanjutan.
“Kegiatan ini memberikan gambaran dan informasi mengenai Program Studi Magister Manajemen. Pelaksanaan secara virtual juga memudahkan kami mengikuti kegiatan dari tempat masing-masing. Semoga informasi yang diperoleh dapat menjadi tambahan pengetahuan dan membuka kesempatan untuk terus mengembangkan diri,” ujarnya.
Salah satu warga binaan berinisial RW juga mengapresiasi kesempatan mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memberikan pengalaman positif dan mendorong dirinya untuk terus belajar selama menjalani pembinaan.
“Kegiatan ini memberikan pengalaman yang positif bagi kami. Kami bisa mendapatkan informasi baru mengenai pendidikan dan mengetahui bahwa kesempatan untuk belajar tetap terbuka. Hal ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menambah pengetahuan,” ungkapnya.
Bagi Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, keterlibatan warga binaan dalam kegiatan pendidikan menjadi bagian dari upaya mendukung proses pembinaan melalui akses terhadap pengetahuan dan pengalaman belajar. Kesempatan tersebut diharapkan dapat mendorong warga binaan untuk terus mengembangkan potensi diri selama menjalani masa pembinaan.
Partisipasi petugas juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia. Informasi yang diperoleh melalui kegiatan tersebut dapat menambah wawasan dan mendukung pengembangan kompetensi petugas dalam menjalankan tugas Pemasyarakatan.
Keikutsertaan petugas dan warga binaan dalam Pra-Pascasarjana STIMI Banjarmasin menjadi bagian dari langkah Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan dalam menumbuhkan semangat belajar di lingkungan Pemasyarakatan. Dari kesempatan untuk mengenal pendidikan lebih luas, lahir dorongan untuk terus berkembang dan mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik. (nta).






