Lampung Tengah , Fakta-news.com –
Ketua P3A (perkumpulan petani pemakai air) disalah satu kampung di kecamatan Trimurjo kabupaten Lampung Tengah tepatnya Dikampung Limanbenawi diduga bungkam dan terkesan tertutup terkait proyek pekerjaan yang sedang berjalan . Kamis (20/08/2026)
Ketua P3A kampung Liman benawi kacamatan Trimurjo “Parlim” di duga menghindar dan tertutup saat dikonfirmasi awak media terkait proyek pekerjaan yang di salurkan dari Balai Besar,sejatinya informasi keterbukaan publik harus diterapkan secara transparan
Pekerjaan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) wajib transparan dan menerapkan prinsip akuntabilitas serta keterbukaan kepada warga atau anggota. Walaupun P3A bersifat swakelola dan gotong royong (seperti pada program P3-TGAI dari pemerintah), penggunaan dana bantuan tetap harus terbuka, jujur, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Keterbukaan informasi publik juga berlaku untuk Ketua Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) di desa diatur secara utama melalui Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, yang berkaitan dengan pengelolaan dana atau program yang bersumber dari anggaran negara/masyarakat, serta diperkuat oleh aturan teknis layanan informasi tingkat desa.
Namun justru kenyataan nya terbalik dengan ketua P3A yang ada dikampung Liman benawi kecamatan Trimurjo,Parlim selaku ketua P3A terkesan tertutup dan enggan menjawab pertanyaan awak media saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon seluler.
“Kami ini jurnalis lho,bukan mau cari cari.kami mau membantu mempublikasikan kegiatan bantuan swakelola yang di berikan oleh balai besar.karena ini program baik kami jurnalis juga mengapresiasi juga apa yang diberikan oleh balai besar untuk para petani di desa,”ungkap salah satu Jurnalis di kabupaten Lampung Tengah.
“Kami sudah coba konfirmasi via WhatsApp tidak direspon,via telpon tidak diangkat ,” bebernya salah satu Jurnalis Lampung Tengah.
“Ini bukan proyek Rahasia Negera yang Publik atau masyarakat umum tidak boleh tau,ini Proyek baik protek bagus masyarakat harus tau.jangan seolah ada yang di sembunyikan,” Tegas salah satu Jurnalis Lampung Tengah.
Lanjutnya Ditempat berbeda , saat tim media ini mencoba mengunjungi tempat tinggal atau rumah Parlim selaku ketua P3A kampung Liman benawi untuk mencoba menggali informasi lebih dalam namun lagi-lagi ketua P3A tidak pernah ada dirumah dan awak media hanya bertemu dengan seorang wanita yang di duga adalah istri dari ketua P3A tersebut .
“Iya,saya istrinya mas.bapaknya tidak ada mas,mas dari mana perlunya apa?”, cetus sang istri ketua P3A kampung Liman benawi.
“Bapaknya tidak tau pergi kemana,dan tidak tau bawa handphone atau tidak,” tambahnya istri Parlim selaku ketua P3A tersebut.
Atas kejadian tersebut awak media sangat menyangkan sikap ketua P3A kampung Liman benawi tersebut , karena program yang telah disalurkan oleh balai besar tersebut adalah program yang sangat baik dan bermanfaat bagi para petani yang ada di kampung Liman benawi.
Jika tidak ada jawaban resmi dari ketua P3A kampung Liman benawi tersebut tim media ini akan berencana akan mengadukan ke saluran resmi pengaduan Kementerian Pekerjaan Umum melalui WisPU Kementerian PU atau lewat SP4N-LAPOR .
Sampai berita ini ditayangkan ketua P3A kampung Liman benawi “Parlim” belum dapat di temui dan belum memberikan jawaban secara resmi terkait kegiatan pekerjaan tersebut.
(Tim/Red)






