fakta news.com
200 atlet anggar dari 12 provinsi berlaga dalam Kejuaraan Anggar Nasional Piala RDPS Cup Wali Kota Palembang Tahun 2026 yang di dibuka di GOR Ranau, Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Jumat (19/6/2026).

Kejuaraan Anggar RDPS Cup di Palembang telah berganti nama menjadi Kejurnas Anggar 2026. Ajang bergengsi skala nasional ini dipusatkan di kota Palembang.
Kejuaraan anggar 2026 di Indonesia telah sukses diselenggarakan melalui beberapa ajang bergengsi, mulai dari tingkat Asia hingga skala daerah.
Kejuaraan yang berlangsung selama empat hari tersebut menjadi ajang pembinaan sekaligus pencarian bibit atlet muda berbakat, yang bertujuan menjadi generasi penerus anggar yang profesional dan berprestasi baik di nasional maupun internasional.
Dalam kesempatan tersebut, sambutan Wali Kota Palembang, Dr. H. Ratu Dewa, M.Si, diwakilkan oleh Asisten Bidang Perekonomian, Keuangan dan Kemasyarakatan Setda Kota Palembang, Edison S.Sos,.
Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa kejuaraan anggar bukan sekadar ajang perebutan gelar juara, tetapi juga sarana membangun karakter generasi muda serta mempererat persaudaraan antardaerah.
“Olahraga anggar mengajarkan nilai-nilai disiplin, keberanian, ketepatan, sportivitas, dan penghormatan kepada lawan. Nilai-nilai tersebut harus terus ditanamkan kepada generasi muda melalui berbagai kompetisi olahraga,” demikian pesan Wali Kota.
Pemerintah Kota Palembang, memberikan apresiasi kepada seluruh panitia, pengurus IKASI, KONI, sponsor, dan pihak terkait yang telah bekerja keras menyukseskan penyelenggaraan kejuaraan nasional tersebut.
Wali Kota juga menilai kegiatan olahraga berskala nasional seperti ini memiliki peran strategis dalam mencetak atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama bangsa di tingkat internasional.
Kejuaraan Anggar Nasional Piala RDPS Cup Wali Kota Palembang 2026 diharapkan menjadi wadah lahirnya atlet-atlet masa depan Indonesia. Selain menjadi ajang kompetisi,
“Harapan kami kejuaraan ini juga menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga usia dini terus mendapat perhatian serius dari berbagai pihak guna meningkatkan prestasi olahraga nasional.
Melalui semangat sportivitas dan persaudaraan, para atlet diharapkan mampu menampilkan kemampuan terbaiknya,”Tandasnya.
Dikesempatan itu juga Ketua Pelaksana Kejuaraan sekaligus Ketua IKASI Kota Palembang, Muhammad Ali Ruben, mengungkapkan bahwasanya,”Dalam Pelaksanaan RDPS Cup2026 ini merupakan bentuk komitmen dalam mendorong kemajuan olahraga anggar, serta menjadi wadah pembinaan, penjaringan bibit atlet berbakat, sekaligus sebagai ajang sport tourism untuk mempromosikan pariwisata Kota Palembang khususnya di Sumatera Selatan,”ungkapannya.
“kejuaraan nasional ini mendapat sambutan yang luar biasa. Hampir 200 atlet dari 12 provinsi hadir dan akan bertanding. dan Ini menjadi momentum penting untuk melahirkan atlet-atlet muda potensial yang nantinya dapat mengharumkan nama daerah maupun Indonesia,”Jelasnya.
Ruben juga mengatakan,”Dalam kejuaraan ini kita mempertandingkan kelompok usia 10 tahun, 12 tahun, dan 14 tahun yang merupakan fase penting dalam proses pembinaan atlet dan kami berharap RDPS Cup 2026 ini dapat menjadi agenda rutin yang terus berkelanjutan nantinya,”beber Ruben.
“Disini Kami telah menyiapkan piala bergilir dan berharap kejuaraan ini dapat terus dilaksanakan secara berkala. Dengan semakin banyak kompetisi, maka kesempatan atlet untuk berkembang juga semakin besar,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (PB IKASI), Agus Suparmanto, memberikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kota Palembang, KONI Sumatera Selatan, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kejuaraan tersebut.
Menurutnya, kompetisi menjadi bagian penting dalam proses pembinaan atlet karena tidak hanya mengasah kemampuan teknik, tetapi juga membentuk mental bertanding dan karakter olahraga.
“Kejuaraan seperti ini sangat diperlukan dan harus lebih sering dilaksanakan. Atlet membutuhkan ruang untuk berkompetisi agar kemampuan mereka terus berkembang.
Selain itu, kegiatan seperti ini juga membentuk karakter, disiplin, dan sportivitas yang menjadi nilai utama dalam olahraga,” ungkap Agus.
Ia juga meminta para pelatih untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan atlet, serta mengingatkan para wasit agar menjalankan tugas secara profesional demi terciptanya pertandingan yang adil dan berkualitas,”pungkasnya.
(JOVI)





