Banjarmasin, Faktanews-com –
Sisa sayuran dari dapur Lapas Kelas IIA Banjarmasin dimanfaatkan sebagai pakan larva di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) 2, Jumat (30/10). Sebelum diberikan, sayuran tersebut terlebih dahulu dipotong-potong menjadi bagian kecil agar lebih mudah dimanfaatkan sebagai pakan.
Petugas Seksi Giatja, Muttaqin Akbar, menjelaskan bahwa pemanfaatan sisa sayuran ini menjadi salah satu cara mengurangi limbah organik sekaligus mendukung kegiatan budidaya.
“Sisa sayuran dari dapur ini kami manfaatkan untuk pakan larva. Sebelum diberikan, sayurannya dipotong kecil-kecil. Jadi, sisa dapur yang sebelumnya tidak terpakai masih bisa dimanfaatkan untuk sesuatu yang bermanfaat,” jelas Muttaqin.
Kasi Giatja Bagus Paras Etika menyampaikan bahwa pemanfaatan bahan organik tersebut merupakan bagian dari upaya mengembangkan kegiatan kemandirian yang produktif dan memperhatikan pengelolaan lingkungan.
“Kami berupaya memanfaatkan bahan-bahan yang tersedia di lingkungan Lapas agar tidak terbuang percuma. Sisa sayuran ini masih memiliki manfaat dan bisa mendukung kegiatan budidaya larva di SAE 2,” ujarnya.
Secara terpisah, Kalapas Banjarmasin mengapresiasi pemanfaatan sisa bahan pangan tersebut sebagai bentuk pengelolaan sumber daya yang lebih efektif.
“Hal sederhana seperti sisa sayuran ternyata masih bisa memberikan manfaat jika dikelola dengan baik. Kami mendorong jajaran untuk terus mengembangkan kegiatan produktif dan membangun kebiasaan memanfaatkan sesuatu yang masih memiliki nilai guna,” ujar Kalapas.
Pemanfaatan sisa sayuran ini menjadi salah satu langkah Lapas Banjarmasin dalam mengembangkan kegiatan kemandirian sekaligus mengoptimalkan pengelolaan limbah organik di lingkungan SAE 2. (Humas Lapas Banjarmasin)












