Lapas Banjarmasin Perkuat Pemantauan Kesehatan Tahanan Baru sejak Awal

Banjarmasin, Fakta-news.com –

Sebanyak enam tahanan baru menjalani Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kesehatan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin, Rabu (7/10). Pemeriksaan dilakukan oleh dr. Yayuk Ruwaidah dengan dibantu kader kesehatan dari warga binaan sebagai bagian dari skrining awal untuk mengetahui kondisi kesehatan tahanan baru.

Pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah, berat badan, dan tinggi badan. Selain pemeriksaan fisik dasar, petugas juga menggali informasi mengenai riwayat penyakit dalam, riwayat perilaku seksual berisiko, tato, serta riwayat penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang.

dr. Yayuk Ruwaidah mengatakan BAP kesehatan dilakukan untuk memperoleh gambaran awal mengenai kondisi dan riwayat kesehatan tahanan baru sehingga dapat menjadi dasar pemantauan kesehatan selama berada di Lapas.

“Melalui pemeriksaan awal ini, kami dapat mengetahui kondisi dasar dan riwayat kesehatan masing-masing tahanan. Informasi tersebut penting untuk menentukan pemantauan lebih lanjut, terutama apabila terdapat keluhan atau riwayat penyakit yang membutuhkan perhatian khusus,” jelas dr. Yayuk.

Selain pemeriksaan, tahanan baru turut diberikan edukasi mengenai layanan kesehatan yang tersedia di Klinik Lapas Banjarmasin. Petugas menjelaskan cara dan alur mendapatkan pelayanan, mulai dari menyampaikan keluhan kesehatan hingga memperoleh pemeriksaan dan penanganan.

Kalapas Kelas IIA Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, mengatakan pemeriksaan kesehatan sejak awal penting untuk memastikan kondisi kesehatan setiap tahanan dapat diketahui dan dipantau dengan baik.

“Pemeriksaan kesehatan bagi tahanan baru merupakan langkah awal untuk mengetahui kondisi kesehatan mereka selama berada di Lapas. Kami juga memastikan mereka memahami alur pelayanan di Klinik Lapas agar ketika membutuhkan pemeriksaan, mereka dapat mengakses layanan kesehatan dengan baik,” ujar Kalapas.

Melalui pelaksanaan BAP kesehatan secara menyeluruh, Lapas Banjarmasin terus memperkuat pemantauan kondisi kesehatan tahanan sejak awal serta memastikan setiap penghuni memperoleh akses pelayanan kesehatan sesuai kebutuhannya. (Humas Lapas Banjarmasin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *