Banjarmasin, Fakta-news.com –
Keterampilan jasa terus dikembangkan melalui pembinaan kemandirian di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin. Warga binaan terlibat dalam kegiatan laundry sebagai sarana mengasah kemampuan kerja sekaligus membangun sikap teliti dan bertanggung jawab, Senin (5/10).
Kegiatan laundry mencakup sejumlah tahapan, mulai dari menerima dan memilah pakaian, proses pencucian, pengeringan, hingga pelipatan. Setiap tahapan dilakukan dengan memperhatikan kebersihan, ketelitian, dan kerapian hasil pekerjaan.
Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, mengatakan pembinaan kemandirian diarahkan untuk memberikan keterampilan yang dapat diterapkan secara nyata.
“Melalui pembinaan laundry, warga binaan mendapatkan pengalaman kerja yang aplikatif. Keterampilan seperti ini diharapkan dapat menjadi bekal yang bermanfaat dan dikembangkan menjadi peluang usaha setelah kembali ke tengah masyarakat,” ujar Kalapas.
Kasi Giatja Lapas Banjarmasin, Bagus Paras Etika, mengatakan kegiatan laundry juga melatih warga binaan memahami proses kerja secara teratur dan memperhatikan kualitas hasil layanan.
“Kami terus mendorong warga binaan untuk bekerja secara teliti dan bertanggung jawab. Dalam layanan laundry, kebersihan dan kerapian menjadi bagian penting yang harus diperhatikan agar hasil pekerjaan memenuhi standar yang diharapkan,” ujar Bagus.
Melalui pembinaan kemandirian bidang jasa, Lapas Banjarmasin terus memberikan ruang bagi warga binaan untuk memperoleh pengalaman kerja dan mengembangkan keterampilan yang dapat menjadi bekal setelah menyelesaikan masa pembinaan. (Humas Lapas Banjarmasin)












