Banjarmasin, Fakta-news.com –
Perawatan tanaman melon terus dilakukan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin di greenhouse Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) 1. Salah satu perawatan rutin yang dilakukan adalah penyiraman untuk memastikan kebutuhan air tanaman tetap terpenuhi.
Dengan didampingi petugas, warga binaan melakukan penyiraman pada tanaman melon secara merata. Kegiatan ini dilakukan dengan memperhatikan kondisi media tanam agar tetap lembap dan tanaman tidak mengalami kekurangan air, terutama pada kondisi cuaca yang cenderung panas.
Kegiatan perawatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan kemandirian bidang pertanian yang memberikan pengalaman langsung kepada warga binaan dalam mengelola tanaman secara teratur dan berkelanjutan.
Kasi Giatja Lapas Banjarmasin, Bagus Paras Etika, mengatakan penyiraman menjadi bagian penting dalam menjaga pertumbuhan tanaman melon.
“Tanaman melon membutuhkan perawatan yang konsisten, salah satunya memastikan kebutuhan airnya terpenuhi. Warga binaan diarahkan untuk memperhatikan kondisi tanaman dan media tanam agar penyiraman dilakukan secara tepat,” ujar Bagus.
Kalapas Kelas IIA Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menegaskan bahwa kegiatan pertanian di SAE 1 menjadi sarana pembelajaran keterampilan sekaligus melatih tanggung jawab warga binaan.
“Melalui kegiatan seperti ini, warga binaan belajar bahwa hasil yang baik membutuhkan proses dan perawatan yang konsisten. Keterampilan bertani yang mereka dapatkan diharapkan dapat menjadi bekal positif ketika kembali ke masyarakat,” ujar Kalapas.
Perawatan tanaman melon di greenhouse SAE 1 terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan program pembinaan kemandirian Lapas Banjarmasin. (Humas Lapas Banjarmasin)












