BANJARMASIN, fakta-news.com-
Pembinaan kemandirian di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin turut diarahkan pada pengembangan keterampilan di bidang peternakan. Salah satu kegiatan yang dapat dipelajari Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) adalah pemeliharaan ayam, yang memberikan pengalaman mengenai perawatan ternak dan pengelolaan pekerjaan secara teratur.
Dalam kegiatan peternakan, WBP mempelajari pemberian pakan dan minum, menjaga kebersihan kandang, memperhatikan kondisi kesehatan ayam, serta melakukan pemantauan secara berkala. Rutinitas tersebut membutuhkan kedisiplinan dan tanggung jawab agar ternak mendapatkan perawatan yang sesuai. WBP juga dapat memahami pentingnya kebersihan lingkungan dan penerapan tata cara pemeliharaan yang baik.
Kalapas Kelas IIA Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menyampaikan bahwa keterampilan peternakan berpotensi menjadi salah satu bekal bagi WBP dalam mempersiapkan kehidupan setelah menjalani masa pidana.
“Kegiatan peternakan memberikan pembelajaran mengenai tanggung jawab, ketekunan, dan pengelolaan pekerjaan. Kami berharap pengalaman ini dapat menambah keterampilan WBP sekaligus membuka wawasan mengenai peluang usaha yang dapat dikembangkan secara bertahap setelah kembali ke masyarakat,” tuturnya.
Lapas Banjarmasin terus mendorong pembinaan berbasis sektor produktif agar WBP memperoleh pengalaman yang bermanfaat dan memiliki kesiapan untuk menjalani kehidupan yang lebih mandiri. (HUMAS LAPAS BANJARMASIN)












