Karang Intan, Fakta-news.com –
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan memperkenalkan Teh Mint Laskarin, produk unggulan hasil pembinaan kemandirian warga binaan, kepada Habib Ahmad Al Habsyi saat Safari Dakwah di Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Senin (21/09/2026). Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, menyerahkan langsung produk tersebut kepada Habib Ahmad Al Habsyi untuk mengenalkan hasil pembinaan warga binaan kepada masyarakat.
Melalui pembinaan kemandirian, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk mengembangkan keterampilan pengolahan daun mint hingga menjadi produk yang siap diperkenalkan kepada masyarakat. Teh Mint Laskarin menjadi salah satu hasil kegiatan produktif yang menunjukkan keterampilan warga binaan dalam mengolah bahan menjadi produk bernilai.
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, menyampaikan bahwa Lapas terus memberikan ruang bagi warga binaan untuk mengembangkan kemampuan melalui kegiatan pembinaan yang produktif.
“Teh Mint Laskarin merupakan salah satu produk unggulan hasil pembinaan kemandirian warga binaan. Kami memberikan ruang bagi mereka untuk belajar, mengembangkan keterampilan, dan menghasilkan karya yang memiliki nilai. Melalui pengenalan produk ini, kami ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa proses pembinaan di Lapas juga menghasilkan karya yang dapat dimanfaatkan,” ujar Yugo.
Menurut Yugo, pengembangan produk warga binaan tidak berhenti pada proses produksi. Lapas juga berupaya memperkenalkan hasil karya tersebut kepada berbagai pihak agar masyarakat dapat mengetahui keterampilan yang dikembangkan warga binaan selama menjalani pembinaan.
“Kami berharap semakin banyak masyarakat mengenal hasil karya warga binaan. Apresiasi terhadap produk mereka dapat menjadi motivasi untuk terus mengikuti pembinaan dan mengembangkan keterampilan yang nantinya dapat dimanfaatkan setelah kembali ke keluarga dan masyarakat,” lanjutnya.
Habib Ahmad Al Habsyi, pendakwah Indonesia yang aktif menyampaikan dakwah dan kajian keislaman di berbagai daerah, hadir di Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan untuk melaksanakan Safari Dakwah. Pada kesempatan tersebut, ia menerima Teh Mint Laskarin yang diserahkan langsung oleh Yugo.
Habib Ahmad Al Habsyi mengapresiasi upaya Lapas dalam memberikan kegiatan produktif kepada warga binaan. Menurutnya, keterampilan dan kegiatan positif dapat menjadi bagian dari proses pembinaan selama warga binaan menjalani masa pidana.
“Masya Allah, ini karya yang baik. Mudah-mudahan terus dikembangkan dan memberikan manfaat. Terus belajar, terus berkarya, dan gunakan kesempatan selama di sini untuk melakukan hal-hal yang positif,” tutur Habib Ahmad Al Habsyi.
Pengenalan Teh Mint Laskarin dalam Safari Dakwah tersebut sekaligus menjadi ruang bagi Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan menunjukkan hasil pembinaan kepada pihak luar. Produk yang dihasilkan warga binaan menjadi bagian dari proses pembelajaran yang menghubungkan keterampilan di dalam Lapas dengan peluang pemanfaatannya setelah mereka kembali ke lingkungan masyarakat.
Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus mengembangkan pembinaan kemandirian melalui kegiatan yang mendorong warga binaan menghasilkan karya dan keterampilan produktif. Teh Mint Laskarin menjadi salah satu produk yang membawa pesan bahwa proses pembinaan dapat menghasilkan kemampuan yang bermanfaat dan mendukung kesiapan warga binaan untuk kembali ke keluarga serta masyarakat. (nta).







