fakta news.com
Kabar yang sedang ramai dibicarakan saat ini di wilayah kota Palembang hari ini telah melaksanakan seputar pengujian taksi pada tanggal 12 September 2026.

Bersama Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mulai melakukan pengujian berkala atau uji KIR terhadap kendaraan bermotor berbasis listrik yang akan digunakan sebagai armada taksi online Green SM.
Pengujian yang dilakukan melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) atau KIR Kota Palembang.
Dalam tahap ini menjadi bagian penting untuk memastikan kendaraan listrik yang akan beroperasi sebagai angkutan umum memenuhi standar keselamatan dan mempunyai kelayakan jalan.
Kepala UPTD PKB KIR Kota Palembang, Edy Sofyan, mengatakan pengujian kendaraan listrik sebelumnya belum dapat dilakukan karena pihaknya belum memiliki peralatan khusus untuk melakukan pemeriksaan kendaraan berbasis listrik.
Dan saat ini alat pengujian kendaraan listrik telah tersedia sehingga proses uji KIR terhadap armada Green SM mulai dilaksanakan.
Seusai giat pengujian kendaraan Green SM Kepala UPTD PKB KIR Kota Palembang Edy Sofyan, dalam wawancara dengan awak Media mengatakan, ini ungkapan Edi Sofyan,
“Tempo hari belum bisa dilaksanakan karena kami belum memiliki alat untuk pengujian kendaraan listrik. dan Sekarang alatnya sudah ada dan diberikan oleh pihak Green SM, sehingga sesuai arahan Kepala Dinas Perhubungan, pengujian kendaraan listrik sudah mulai kami lakukan,”ungkap Edy.
Pihak UPTD PKB KIR Palembang juga didampingi oleh perwakilan perusahaan. Sebelum menjalani uji berkala, kendaraan tersebut telah melalui pemeriksaan mutu dan dinyatakan memenuhi persyaratan dasar.
Ia mengatakan untuk sejumlah komponen utama kendaraan listrik diperiksa dalam pengujian tersebut. Di antaranya kondisi baterai, komponen dan modul kendaraan, hingga sistem pengisian daya atau charging.
“Ini merupakan pengujian berkala yang pertama bagi kendaraan listrik dan dari hasil pemeriksaan yang dilakukan hari ini, hasilnya Alhamdulilah bagus dan baik semua, Kami melakukan pemeriksaan terhadap baterai, komponen modul kendaraan, termasuk sistem pengisian dayanya,”katanya Edi.
Untuk tahap awal, Kota Palembang mendapatkan sekitar 200 unit kendaraan listrik yang akan digunakan sebagai armada taksi online Green SM. Seluruh kendaraan tersebut akan menjalani pengujian secara bertahap.
Pada hari pertama, sebanyak 20 unit kendaraan yang menjalani uji KIR. Proses pemeriksaan terhadap seluruh armada diperkirakan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 10 hari.
“Total sementara ini ada 500 Armada namun di wilayah Palembang saat ini sekitar 200 kendaraan di Palembang. Untuk Hari ini kami melakukan pengujian terhadap 20 unit. dan ditargetkan seluruh proses pengujian dapat selesai dalam 10 hari,”jelasnya Edi.
Setelah dinyatakan lolos uji dan memenuhi persyaratan teknis serta laik jalan, kendaraan tersebut dapat digunakan untuk melayani masyarakat sebagai angkutan umum berbasis aplikasi.
Meski telah lolos pengujian pertama, pemeriksaan tidak berhenti sampai di sini saja . Edy juga menegaskan setiap kendaraan tetap wajib menjalani pengujian berkala setiap enam bulan sekali untuk memastikan kondisi kendaraan tetap aman dan memenuhi standar operasional.
lebih lanjut Edi menjelaskan, “Kendaraan ini nantinya akan diuji kembali setiap enam bulan sekali. Pengujian berkala penting untuk memastikan kendaraan tetap dalam kondisi laik jalan dan aman digunakan masyarakat,”ucapnya Edi.
Dengan semakin berkembangnya transportasi berbasis listrik, masyarakat kini memiliki lebih banyak pilihan transportasi umum sesuai kebutuhan.
“Masyarakat Palembang banyak menggunakan taksi online. Silakan memilih layanan yang terbaik. Pemerintah Kota Palembang mendukung tersedianya transportasi yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan,” katanya.
kendaraan listrik juga menjadi bagian dari perkembangan teknologi transportasi yang perlu didukung dengan sistem pengawasan dan pengujian yang sangat memadai.
Setelah seluruh kendaraan dinyatakan lolos uji KIR dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan, armada tersebut dapat mulai beroperasi sebagai transportasi umum berbasis aplikasi.
Kehadiran taksi listrik di Palembang diharapkan tidak hanya memberikan alternatif layanan transportasi bagi masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendorong penggunaan transportasi yang lebih ramah lingkungan.
Karena itu, setiap kendaraan diwajibkan menjalani pemeriksaan secara berkala agar tetap memenuhi standar teknis dan keselamatan selama beroperasi di jalan sehingga dapat Menjaga keselamatan penumpang nantinya.
“Oleh karena itu dengan dimulainya uji KIR kendaraan listrik tersebut, sehingga Palembang pun mulai mempersiapkan sistem pengawasan terhadap perkembangan transportasi berbasis energi listrik,
Armada seperti ini diperkirakan akan terus berkembang di masa mendatang sehingga masyarakat khususnya dapat merasakan kenyamanan teknologi energi listrik terbaru tersebut,”pungkasnya.
(Jovi)






