fakta news.com
Seorang wanita yang mengaku bernama Laura, warga asal Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, diduga melakukan penipuan berkedok hubungan asmara terhadap seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) berinisial SG (40) warga asal Cirebon, Jawa Barat. Korban mengalami kerugian mencapai sekitar Rp 35 juta.
Kronologi Kejadian
Awalnya, korban berkenalan dengan pelaku melalui media sosial Facebook. Pelaku dengan mudahnya merayu korban dan mengiming-imingi janji akan menikah dengannya. Karena merasa dipercaya dan sayang dengannya, korban pun terbuai dan percaya sepenuhnya kepada pelaku.
Setelah kedekatan terjalin, pelaku mulai mencari berbagai alasan untuk meminta uang kepada korban. Mulai dari alasan sedang sakit dan butuh biaya pengobatan, hingga keinginan menebus tanah yang tergadai, serta berbagai kebutuhan mendesak lainnya.
Berkali-kali pelaku memohon agar korban mengirimkan uang, dan korban yang masih berharap akan janji pernikahan itu pun selalu menuruti permintaan tersebut.
Bukti Pengiriman Dana
Selama berhubungan, korban telah mentransfer uang dalam banyak kali dengan nominal yang berbeda-beda ke nomor akun DANA 082121624953 atas nama DNID GUSXXXX, yang bersumber dari rekening Sugandi – Bank BRI.
Beberapa bukti transaksi yang tercatat antara lain:
– Rp10.300.000
– Rp7.500.000
– Rp6.000.000
– Rp3.000.000
– Rp1.000.000
– Serta pengiriman lainnya yang totalnya mencapai sekitar Rp 35 juta
Transaksi-transaksi tersebut dilakukan pada berbagai waktu, salah satunya tercatat pada 4 Agustus 2026 pukul 18:09:51 WIB.
Seiring berjalannya waktu, korban mulai menyadari bahwa semua janji dan alasan yang disampaikan pelaku hanyalah kebohongan belaka.
Kini, korban bertekad melaporkan kasus ini ke pihak berwajib dan menempuh jalur hukum untuk menuntut tanggung jawab pelaku sekaligus berupaya memulihkan kerugian yang diderita.
Masyarakat dihimbau tetap waspada terhadap modus penipuan berkedok asmara di media sosial. Jangan mudah tergiur janji manis dan berhati-hatilah sebelum mengirimkan uang kepada orang yang belum dikenal secara langsung.
(feyy)







