Karang Intan, Fakta-news.com –
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan membekali 18 warga binaan dengan pengetahuan dan kemampuan berpikir ilmiah melalui pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dalam Program Pendidikan Kesetaraan Paket B yang berlangsung di Ruang Belajar Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan. Melalui pembelajaran tersebut, Lapas mengembangkan wawasan, meningkatkan kemampuan berpikir, dan mempersiapkan warga binaan menghadapi proses reintegrasi sosial, Selasa (11/08/2026).
Kegiatan pembelajaran tersebut melibatkan petugas Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Abdillah Ridha Setiawan, sebagai tutor Program Pendidikan Kesetaraan Paket B yang bertugas sebagai perpanjangan tangan PKBM Annisa Kecamatan Karang Intan. Melalui program ini, Lapas Narkotika Karang Intan terus memberikan akses pendidikan yang berkelanjutan agar warga binaan tetap memperoleh kesempatan belajar selama menjalani masa pembinaan.
Pada pertemuan kali ini, peserta didik mempelajari materi Perubahan Wujud Zat, salah satu pokok bahasan IPA yang berkaitan langsung dengan fenomena yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Tutor menjelaskan berbagai bentuk perubahan wujud, seperti mencair, membeku, menguap, mengembun, dan menyublim, serta faktor-faktor yang memengaruhi terjadinya perubahan tersebut.
Pembelajaran berlangsung secara interaktif melalui diskusi, tanya jawab, dan pengamatan terhadap contoh-contoh sederhana di lingkungan sekitar. Warga binaan diajak menghubungkan konsep perubahan wujud zat dengan aktivitas sehari-hari, seperti proses memasak, pengeringan pakaian, pembentukan embun, dan penggunaan es. Pendekatan tersebut membantu peserta didik memahami bahwa ilmu pengetahuan dapat diterapkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Tutor Program Pendidikan Kesetaraan Paket B Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Abdillah Ridha Setiawan, menjelaskan bahwa pembelajaran IPA menjadi salah satu sarana untuk membangun cara berpikir logis dan meningkatkan kemampuan warga binaan dalam memahami berbagai peristiwa di sekitar mereka.
“Melalui materi perubahan wujud zat, kami ingin mengajak warga binaan memahami bahwa banyak fenomena yang mereka lihat setiap hari memiliki penjelasan ilmiah. Pembelajaran ini tidak hanya bertujuan menambah pengetahuan, tetapi juga melatih kemampuan berpikir logis, mengamati, dan menarik kesimpulan dari berbagai peristiwa yang terjadi di lingkungan sekitar,” ujar Abdillah.
Salah satu peserta Program Pendidikan Kesetaraan Paket B, warga binaan berinisial HM, mengaku mendapatkan pemahaman baru melalui pembelajaran IPA yang diikutinya.
“Saya menjadi lebih memahami mengapa air bisa menguap, embun bisa terbentuk, dan es bisa mencair. Penjelasan yang diberikan mudah dipahami dan membuat saya lebih tertarik untuk terus belajar. Pembelajaran seperti ini memberi semangat bagi kami untuk menambah pengetahuan selama menjalani masa pembinaan,” ungkap HM.
Pelaksanaan Program Pendidikan Kesetaraan Paket B menjadi bagian dari komitmen Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan dalam menghadirkan pembinaan yang menyentuh aspek pendidikan, pengetahuan, dan pengembangan karakter warga binaan. Melalui kegiatan belajar mengajar yang berkelanjutan, warga binaan memperoleh kesempatan untuk memperluas wawasan, meningkatkan kemampuan berpikir, serta membangun kesiapan diri dalam menghadapi proses reintegrasi sosial.
Melalui kerja sama dengan PKBM Annisa Kecamatan Karang Intan, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus mendukung penyelenggaraan pendidikan kesetaraan sebagai bagian dari pemenuhan hak warga binaan untuk memperoleh pendidikan selama menjalani masa pidana. Pembelajaran yang berlangsung secara konsisten diharapkan mampu menjadi bekal yang bermanfaat bagi warga binaan untuk membangun kehidupan yang lebih baik, produktif, dan berperan positif di tengah masyarakat. (nta).










