Karang Intan, Fakta-news.com –
Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN) dalam Program Pendidikan Kesetaraan Paket C menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada 16 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan sebagai bagian dari pembinaan kepribadian dan penguatan karakter. Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan menyelenggarakan pembelajaran tersebut di Ruang Kunjungan untuk memperkuat pemahaman kebangsaan, membangun karakter, dan meningkatkan kompetensi warga binaan selama menjalani masa pembinaan, Selasa (11/08/2026).
Kegiatan pembelajaran tersebut melibatkan petugas Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Alyssa Royani, sebagai tutor Program Pendidikan Kesetaraan Paket C yang bertugas sebagai perpanjangan tangan PKBM Annisa Kecamatan Karang Intan. Melalui program ini, Lapas Narkotika Karang Intan terus memberikan layanan pendidikan yang tidak hanya memenuhi hak belajar warga binaan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai karakter, kebangsaan, dan tanggung jawab sosial sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.
Pada pertemuan kali ini, peserta didik mempelajari materi Pancasila sebagai dasar negara dan pedoman kehidupan bermasyarakat. Tutor menjelaskan makna setiap sila Pancasila, penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, serta pentingnya sikap saling menghormati, gotong royong, kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab dalam kehidupan bersama.
Pembelajaran berlangsung secara aktif melalui diskusi kelompok, tanya jawab, dan praktik presentasi di depan kelas. Setiap warga binaan diminta menyampaikan contoh penerapan salah satu sila Pancasila berdasarkan pengalaman atau situasi yang mereka pahami. Kegiatan tersebut mendorong peserta didik untuk berpikir kritis, berani menyampaikan pendapat, serta menghubungkan nilai-nilai Pancasila dengan kehidupan nyata, termasuk selama menjalani masa pembinaan di Lapas.
Tutor Program Pendidikan Kesetaraan Paket C Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Alyssa Royani, menjelaskan bahwa pembelajaran PPKN memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kesadaran warga binaan sebagai bagian dari masyarakat.
“Melalui materi Pancasila, kami ingin mengajak warga binaan memahami bahwa nilai-nilai seperti gotong royong, toleransi, kejujuran, dan tanggung jawab dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Ketika mereka mampu menjelaskan dan mempresentasikan pemahamannya di depan kelas, mereka tidak hanya belajar teori, tetapi juga melatih keberanian, komunikasi, dan rasa percaya diri sebagai bekal ketika kembali ke masyarakat,” ujar Alyssa.
Salah satu peserta Program Pendidikan Kesetaraan Paket C, warga binaan berinisial MK, mengaku memperoleh pengalaman belajar yang bermakna melalui pembelajaran tersebut.
“Saya menjadi lebih memahami arti setiap sila Pancasila dan bagaimana menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Saat diminta menyampaikan pendapat di depan kelas, saya belajar untuk lebih percaya diri dan berani berbicara. Pembelajaran ini membuat saya semakin termotivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkap MK.
Pelaksanaan Program Pendidikan Kesetaraan Paket C menjadi bagian dari komitmen Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan dalam menghadirkan pembinaan yang menyentuh aspek pendidikan, karakter, dan pengembangan potensi warga binaan. Melalui kolaborasi yang terus dibangun bersama PKBM Annisa Kecamatan Karang Intan, Lapas Narkotika Karang Intan berupaya memastikan setiap warga binaan memperoleh kesempatan belajar yang berkelanjutan selama menjalani masa pidana.
Pembelajaran yang berlangsung secara konsisten diharapkan mampu menjadi bekal bagi warga binaan untuk memperkuat nilai kebangsaan, meningkatkan kemampuan berkomunikasi, serta membangun karakter yang lebih baik dan produktif setelah kembali menjadi bagian dari masyarakat. (nta).












