fakta news.com
Sosialisasi Penyaluran Bantuan Pangan Alokasi Tahap ll juli sampai September 2026 kota Palembang.
Kegiatan Sosialisasi tersebut diadakan di Ruang Rapat Kantor Perum Bulog. pada Kamis (20/8/2026).
Dan dihadiri dan dipimpin Plt Asisten II Setda Muba Akhmad Toyibir SSTP MM, dihadiri unsur TNI-Polri, perangkat daerah, para camat, kepala desa, lurah
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Muba Hendra Tris Tomy SSTP MEc Dev, Plt Kadishub Muba M Hatta SE MSi, Kabag Kerjasama Setda Muba Irfan SH MSi, Kabid Distribusi Dinas Ketahan Pangan Muba M Febriansyah, para camat, kades, lurah, serta perangkat daerah dan pihak terkait lainnya.

Manager Operasi Perum Bulog Kanwil Sumsel Akhmad Fahmi Yasin mengatakan, jumlah Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Muba pada periode Juli-September mencapai 79.458 orang.

Jumlah itu bertambah 3.851 penerima dibandingkan periode Februari-Maret sebanyak 75.607 PBP, yang tersebar di 15 kecamatan. Data penerima tersebut bersumber dari Kementerian Sosial RI.

Dalam Sosialisasi Perum BULOG umumnya berkaitan dengan program penyaluran bantuan pangan beras, serapan gabah/jagung. petani atau mitra rumah pangan kita (RPK) guna menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan.
Kegiatan ini melibatkan koordinasi bersama pemerintah daerah, kecamatan, kelurahan, hingga kelompok tani. 
Fokus Utama Sosialisasi BULOG

Bantuan Pangan, 

Memastikan distribusi bantuan beras tepat sasaran, tertib, dan lancar bagi masyarakat penerima manfaat.

Penyerapan Hasil Tani, 

Menyosialisasikan syarat, mutu pembelian gabah atau jagung rakyat (seperti batas maksimal kadar air) untuk melindungi harga petani.

Kemitraan RPK

Mengajak masyarakat bergabung dalam jaringan Rumah Pangan kita (RPK) demi memperluas akses pangan murah.

Dengan jumlah 961.987 itu penerima Bantuan Pangan yang menerima bantuan tersebut.
untuk tonase 961.987 x 30 kg = 28,859,610 kg untuk wilayah sumsel babel

Oleh karena itu Bulog mengajak masyarakat, pelaku UMKM, dan kelompok usaha untuk bergabung menjadi mitra RPK.

Dengan memperluas jaringan ini, akses masyarakat terhadap pangan murah diharapkan semakin luas hingga ke tingkat kelurahan.

Libatkan Semua Pemangku Kepentingan
Kegiatan ini melibatkan koordinasi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, kecamatan, kelurahan, hingga kelompok tani.

Sinergi ini dinilai penting agar informasi terkait jadwal, mekanisme, dan pengaduan penyaluran dapat tersampaikan hingga ke masyarakat bawah.

Bulog berharap melalui sosialisasi ini, seluruh pihak memahami teknis pelaksanaan sehingga penyaluran Bantuan Pangan Tahap II periode Juli-September 2026 di Kota Palembang bisa berjalan sukses dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakatnya,”pungkasnya.

(Jovi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *