Lampung Timur , Fakta-news.com –
Pengendara Sepedah motor merk Honda Cb berwarna Putih yang mengalami kecelakaan tunggal akibat dugaan mengalami Rem Blong dan masuk ke irigasi Batanghari kini berhasil ditemukan malam ini dengan kondisi tidak bernyawa. Minggu (26/07/2026)
Sejak insiden terjadi pada Sabtu malam sekira pukul 23:30 wib tim BPBD dan aparat terkait beserta warga setempat terus melakukan pencarian tanpa henti dengan berbagai metode penyisiran dan akhirnya korban berhasil ditemukan malam ini sekitar pukul 19:31 wib di saluran irigasi Batanghari bedeng 46 Lampung timur.

Peristiwa tersebut menarik perhatian warga yang memadati lokasi kejadian tersebut untuk membantu proses pencairan maupun memberikan dukungan kepada tim yang bertugas.
Informasi yang didapat dari media Fakta-news.com di lokasi bahwa korban mengendarai kendaraan roda dua merk Honda Cb tersebut dari arah sekampung Lampung timur menuju kota metro sekitar pukul 23:30 wib bersama rombongan,namun korban mengendarai kendaraan nya dengan seorang diri dengan kondisi motor yang mengalami Rem Blong dan lampu penerangan yang kurang memadai.
Lanjutnya, salah satu keluarga dari korban laka lantas tersebut yang berada di lokasi mengatakan bahwa korban masih berusia 19 tahun dan benar bertempat tinggal di Dusun Enggal Mulyo Desa Gedung Gumanti Kecamatan Tigeneneng Kabupaten Pesawaran Lampung.
“Iya om (red) saya masih salah satu keluarga korban yang kebetulan saya bertempat tinggal di bedeng 41 batanghari.saya mendapatkan informasi ini dari keluarga yang ada di tigeneneng,” ujar salah satu keluarga korban yang namanya enggan disebutkan.
Masih dikatakan oleh salah satu keluarga korban, bahwa kronologi kejadian yang ia dapati dari rekan rekan korban sebelum kejadian tersebut korban bersama rekan rekanya mengadakan acara kumpul bersama di rumah salah satu rekan korban yang berada di bedeng 53 sekampung.
“Kalau informasi yang saya dapat dari teman teman korban mereka sebelum kejadian mereka kumpul kumpul di rumah salah satu teman mereka di bedeng 53 sekampung,kemudian korban ini pulang arah ke metro bersama teman temanya dengan tiga motor dan lima orang.teman temanya yang dua motor berboncengan semua sementara korban ini saudara saya posisinya sendirian dan kondisi motor lampunya tidak terang dan rem nya kurang pakem,” Ujarnya.
“Karena rem tidak pakem dan Lampu kurang terang tikungan tajam saudara saya ini kelabasan masuk ke irigasi Batanghari,namun salah satu teman korban ini sempat membantu karena debit air terlalu deras sehingga teman yang sempat membantu tersebut ikut tenggelam namun sempat diselamatkan dan saat ini sedang di rawat dirumah sakit kabarnya,” Terangnya.
setelah kejadian tersebut pihak kepolisian beserta BPBD,pihak terkait dan warga setempat telah melakukan pencarian dengan berbagai metode penyisiran sejak pagi hari hingga minggu malam.
Ditempat terpisah, salah satu warga batanghari yono(43) menjelaskan bahwa sejak pagi hari pihak kepolisian, BPBD dan warga setempat sudah melakukan pencarian korban namun sampai sore hari belum juga ditemukan
“Dari BPBD kepolisian TNI dan warga setempat sudah berupaya melakukan pencarian di irigasi Batanghari ini bang(red) ,pencarian dari mulai TKP korban kecemplung sampai dengan pintu air 53 belum juga ditemukan sampai sore hari, kemudian pencarian dilanjutkan lagi sesudah mahgrib.namun kami warga inisiatif berdoa bersama sama membacakan Yasin di lokasi kejadian Alhamdulillah tak lama dari melanjutkan penyisiran korban bisa ditemukan sekitar jam tujuh lebih,” Jelasnya Yono.
“Alhamdulillah setelah korban ditemukan tak lama petugas dan warga sekitar langsung menghubungi pihak ambulance rumah sakit RSUD Jendral A.Yani Metro untuk membawa korban kerumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan medis dan Korban dapat segera diserahkan oleh keluarganya,”bebernya.
Diketahui bahwa korban tersebut adalah:
Nama : Andre Rian Saputra Bin Poniren
Umur : 19 tahun
Pekerjaan : Belum / Tidak pekerja
Alamat : Dusun Enggal Mulyo Desa Gedung Gumanti Kecamatan Tigeneneng Kabupaten Pesawaran
Sampai berita ini ditayangkan awak media belum mendapatkan klarifikasi resmi dari pihak kepolisian setempat.
(Vin)












