UPTD Puskesmas Simbarwaringin Lampung Tengah Terus Tingkatkan Pelayanan Dan Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Wabah Hantavirus 

Lampung Tengah, Fakta-news.com

UPTD Puskesmas Simbarwaringin Kabupaten Lampung Tengah terus Tingkatkan Pelayanan kesehatan dan gencarkan sosialisasi pencegahan wabah baru Hantavirus atau kelompok virus zoonosis yang menular dari hewan ke manusia yang dibawa oleh hewan pengerat, atau hewan tikus. Kamis (25/06/2026)

Kepada media Fakta-news.com kepala UPTD Puskesmas Simbarwaringin “drg. Dwi Krisnawati” saat dikonfirmasi mengatakan bahwa untuk saat ini pihaknya belum menemukan kasus warga yang terdampak kasus Wabah Hantavirus di wilayah simbarwaringin kecamatan trimurjo

“Sejauh ini belum ada bang(red) kasus warga yang terdampak atau terkena virus baru Hantavirus tersebut,akan tetapi meskipun belum ada kasus tersebut kami pihak puskesmas Simbarwaringin tetap terus lakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk pencegahan,” Kata drg. Dwi.

Masih dikatakan drg. Dwi selaku kepala UPTD Puskesmas Simbarwaringin bahwa sejauh ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan bidan desa dan kader kader posyandu melalui Puskeskel untuk terus lakukan sosialisasi pencegahan wabah Hantavirus tersebut

“Kami sudah koordinasi dengan kader kader posyandu dan bidan desa bahkan Puskeskel untuk terus lakukan sosialisasi pencegahan wabah Hantavirus tersebut,dengan cara memberikan edukasi kepada masyarakat dan memberikan himbauan untuk menjaga kebersihan lingkungan dan kebersihan rumah,” Jelasnya drg. Dwi.

Diketahui Hantavirus cara penularan nya adalah dengan

– Terhirup Udara/Debu: Debu yang tercampur kotoran atau urine tikus beterbangan dan terhirup oleh manusia.

– Kontak Langsung: Menyentuh kotoran tikus lalu memegang area wajah (hidung, mulut, mata).

– kemudian lewat Gigitan: Terkena gigitan hewan yang terinfeksi namun (kasus ini lebih jarang terjadi).

Sementara untuk gejala awal pada manusia saat terdampak virus Hantavirus tersebut adalah demam tinggi dan menggigil ,lalu Nyeri atau pegal otot (terutama di bagian paha, punggung, dan bahu) dan Sakit kepala, mual, muntah, dan diare.

Dipenghujung penyampaianya kepala UPTD Puskesmas Simbarwaringin drg.dwi mengimbhau kepada masyarakat untuk tetap Jaga kebersihan lingkungan, terutama area gudang, loteng, atau bangunan tertutup yang sering menjadi sarang tikus

“Kami menghimbau kepada masyarakat yang ada wilayah kecamatan trimurjo agar tetap jaga kebersihan lingkungan, terutama area gudang, loteng, atau bangunan tertutup yang sering menjadi sarang tikus, kemudian Selalu gunakan masker dan sarung tangan saat membersihkan tempat berdebu yang berpotensi menjadi sarang tikus.lalu Simpan makanan di wadah tertutup rapat agar terhindar dari kontaminasi dari hewan tikus,” Pungkasnya drg.Dwi.

 

(Vindo)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *