Karang Intan, Fakta-news.com –
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan produktif warga binaan. Kali ini, sebanyak 50 kilogram kangkung berhasil dipanen dari Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) 1, yang dikelola secara mandiri bersama warga binaan dan petugas, Senin (22/06/2026).
Kegiatan panen tersebut dilaksanakan bersama jajaran Seksi Kegiatan Kerja (Giatja), termasuk Kepala Seksi Giatja, Indra Wahyudi, Kasubsi Bimbingan Kerja dan Pengelolaan Hasil Kerja (Bimkerlohasker), staf Giatja, serta para warga binaan yang terlibat langsung dalam proses budidaya sejak tahap penanaman hingga panen. Program ini menjadi bagian dari pembinaan kemandirian yang tidak hanya memberikan keterampilan, tetapi juga menghasilkan kontribusi nyata bagi kebutuhan pangan.
Kepala Seksi Giatja, Indra Wahyudi, menyampaikan bahwa keberhasilan panen ini merupakan hasil kerja keras dan konsistensi pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa kegiatan pertanian di SAE bukan sekadar aktivitas rutin, melainkan sarana pembentukan karakter dan keterampilan kerja bagi warga binaan.
“Panen 50 kilogram kangkung ini adalah bukti nyata bahwa warga binaan mampu berproses secara produktif. Kami terus mendorong kegiatan seperti ini agar menjadi bekal keterampilan yang bermanfaat ketika mereka kembali ke masyarakat. Ini juga bagian dari dukungan kami terhadap ketahanan pangan nasional,” ujar Indra Wahyudi.
Salah satu warga binaan berinisial KJ juga mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya dapat terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, program pertanian di SAE memberikan pengalaman baru sekaligus motivasi untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik.
“Saya tidak menyangka bisa belajar bertani seperti ini. Dari menanam sampai panen, semuanya kami kerjakan bersama. Ini sangat bermanfaat bagi kami, bukan hanya keterampilan tapi juga semangat untuk hidup lebih baik ke depan,” ungkap KJ.
Melalui kegiatan ini, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus memperkuat perannya sebagai lembaga pembinaan yang produktif, humanis, dan berorientasi pada pemberdayaan. Hasil panen tidak hanya menjadi simbol keberhasilan program kemandirian, tetapi juga kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan dari lingkungan pemasyarakatan. (ism).








