Rapat Paripurna DPRD Metro Penyerahan LKPJ Walikota, Fraksi PKB “Sutikno” yang sekaligus Jubir yang tergabung dari 3 Fraksi Soroti Infrastruktur jalan yang masih memprihatinkan

Kota Metro, Fakta-news.com

Tiga Partai Politik (parpol) terdiri dari Partai Golkar, Partai Demokrat dan PKB melalui juru bicaranya menanggapi LKPJ Walikota Metro 2025 meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Metro dapat menghadirkan program-program yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat, karena secara fakta, sampai dengan akhir tahun 2025 masih banyak program dan kegiatan yang menimbulkan ketidakpuasan masyarakat.

Pernyataan bernada pesimis tersebut disampaikan oleh jubru bicara (jubir) ketiga fraksi yang bergabung jadi satu pada pandangan umum terhadap LKPJ Walikota Metro yang telah diserahkan awal April 2026 dan di paripurnakan pada Senin (20/4/2026).

Menurut jubir fraksi gabungan tersebut, program penanggulangan banjir ‘terkesan’ tidak terencana dengan baik. Seperti, pembangunan drainase yang tidak terintegrasi dari hulu ke hilir.

“Setiap saluran berdiri sendiri dan tidak saling terhubung antara ruas jalan yang satu dengan yang lain,” ungkap Sutikno jubirnya ketiga fraksi itu.

Dikatakan, kondisi ini dampaknya hampir pasti akan timbul genangan berulang, pemborosan anggaran, dan dapat memicu konflik antarwilayah. Contohnya di Jalan Al Muttaqin 2 Mulyojati, di mana pembangunan drainasenya terkesan “yang penting selesai”

Seperti fraksi lainnya di DPRD, tiga fraksi ini juga menyoroti infrastruktur jalan yang masih banyak memperihatinkan, yang ditandai dengan banyaknya jalan berlubang yang belum tertangani secara optimal.

“Bidang inilah yang sering dikeluhkan masyarakat, bahkan menjadi viral di berbagai platform media sosial. Hal ini tidak hanya akan menghambat mobilitas masyarakat, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan serta mempercepat kerusakan kendaran,” papar Sutikno.

Kami sangat memandang perlu kondisi ini menjadi perioritas penanganan, melalui perbaikan rutin dan pengawasan yang lebih ketat agar tidak terus berulang dan semakin merugikan masyarakat.

Tiga fraksi ini juga mengupas masalah penerangan jalan umum (JPU), di beberapa titik terbengkalai dan tidak terawat dengan baik, ditandai dengan lampu yang tidak berfungsi, pencahayaan yang kurang optimal, serta perawatan yang belum dilakukan secara berkala.

“Hal itu berpotensi mengganggu kenyamanan dan keselamatan masyarakat, terutama pada malam hari,” ujar Sutikno.

Fraksi gabungan ini meminta Pemkot Metro meningkatkan pengelolaan dan perawatan PJU yang ada melalui pengecekan rutin, perbaikan lampu yang rusak, serta melakukan penggantian komponen yang sudah tidak layak pakai.

F-PG, F-PD dan F-PKB menandai pandangan umumnya tentang jumlah balita yang mengalami stunting tahun 2025 mencapai 14,8% dari setiap 100 balita. Tiga fraksi ini meminta Pemkot Metro melakukan upaya berkelanjutan dan lebih terarah melalui lintas perangkat daerah (bukan hanya Dinas Kesehatan saja), agar prevalensi stunting dapat ditekan seminimal mungkin.

(Vindo)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *