ADO Sumsel Gelar Aksi Damai Didepan Polda Sumsel, “Mendesak Polri Mengusut Tuntas Tindakan Anarkis Oknum Brimob”.

Palembang, Fakta news. Com

Ratusan  pengemudi ojek online yang tergabung dalam Asosiasi Driver Online (ADO) Sumatera Selatan yang memadati halaman depan Markas Polda Sumatera Selatan, Sabtu, (30/08/ 2025).

Massa yang datang dengan Aksi damai tersebut, melantunkan doa dan sholawat untuk mengenang rekan seprofesi mereka, Affan Kurniawan, pengemudi ojol yang tewas dilindas kendaraan taktis Brimob saat aksi demonstrasi di Jakarta, dua hari sebelumnya.

Mereka di komandoi Ustadz Toyib memimpin doa dan pembacaan Surat Al-Fatihah. Suasana hening, sebagian besar peserta tak kuasa menahan air mata. “Kami mohon agar almarhum diampuni dosanya dan ditempatkan di surga Allah SWT. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,”katanya.

Massa dari ADO Sumsel merumuskan lima Tuntutanya yaitu:

1.Menyampaikan duka cita dan simpati atas wafatnya Affan Kurniawan.

2.Mendesak Polri mengusut tuntas tindakan anarkis oknum Brimob.

3.Menuntut transparansi penuh dalam proses penyelidikan.

4.Menuntut sanksi tegas sesuai aturan hukum bagi pelaku.

5.Meminta Kapolri memberikan perhatian khusus bagi keluarga korban.

Ketua DPD ADO Sumsel, Muhammad Asrul Indrawan, saat wawancara dan orasinya juga menyampaikan apresiasi kepada aparat kepolisian Sumatera Selatan, yang tidak menurunkan pasukan Brimob maupun kendaraan taktis untuk mengawal aksi. “Kami masih trauma. Kalau Brimob atau barakuda diturunkan, itu hanya akan memperburuk kondisi psikologis teman-teman,”Ungkap Asrul.

Lebih lanjut , Asrul menegaskan bahwa “ADO Sumsel tidak akan berhenti hanya pada doa. Mereka menuntut transparansi penuh terkait insiden yang menewaskan Affan. “Jangan ada yang ditutup-tutupi. Sebutkan siapa pelakunya, pangkatnya, dan tugasnya. Kalau terbukti bersalah, pecat dan beri sanksi sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.

Asrul juga mengatakan “Kapolri dan  presiden sudah meminta maaf agar keluarga yang sedang berduka tersebut tolong diperhatikan, dan kami berharap kedepan tidak ada yang boleh berunjuk rasa selalu dengan kekerasan kita minta penanganan secara manis, apalagi sampai ada tindakan kekerasan dan anarkis, semoga itu tidak terulang kembali, “Tegas Asrul.

Asrul mengatakan setelah ini kami ADO Sumsel mengadakan langsung penggalangan dana di delapan titik lampu merah di Palembang selama tiga hari. Bantuan itu, kata Asrul, akan disalurkan langsung ke keluarga Affan sebagai bentuk solidaritas. “Inilah bentuk bukti nyata, simpati kita, duka kita, terhadap Affan Kurniawan sahabat kita dan saudara kita yang telah meninggal dunia kemarin,”tutup Asrul.

Aksi tersebut diterima langsung oleh Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihhartono, didampingi Kasubdit II Dit Intelkam Polda Sumsel, AKBP Andriko Bagus Penuntun. Dalam sambutannya, Kombes Harryo menyampaikan apresiasi atas kondusifnya jalannya aksi.

“Tuntutan ini akan kami sampaikan kepada Kapolda Sumsel. Kami turut berduka cita atas meninggalnya rekan ojol di Jakarta, dan kami juga berkomitmen memberikan dukungan kepada keluarga korban,” ujarnya.

Menanggapi aksi tersebut, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kepolisian akan menindaklanjuti aspirasi para driver online dengan serius.

“Polda Sumsel mengapresiasi aksi yang berlangsung damai, tertib, dan kondusif. Aspirasi yang disampaikan para driver online akan kami teruskan kepada pimpinan, dan kami pastikan proses hukum di Jakarta berjalan transparan serta profesional,”pungkasnya.

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *