Pangkalpinang, Fakta-news.com –
Tim Pengabdian Masyarakat skema BIMA Kemendiktisaintek dari Universitas Bangka Belitung melaksanakan kegiatan “Penerapan Aplikasi Artificial Intelligence dalam Pembelajaran Bahasa Inggris Anak Berkebutuhan Khusus” di SLBN Pangkalpinang. Kegiatan ini berlangsung dalam beberapa tahap, meliputi pelatihan guru dan implementasi kepada siswa.
Tahap pertama kegiatan dilaksanakan pada Minggu, 31 Agustus 2026. Sebanyak 20 guru SLBN Pangkalpinang mengikuti pelatihan penggunaan aplikasi AI sebagai media pembelajaran Bahasa Inggris.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala Sekolah SLBN Pangkalpinang, Tri Purwanto, S.Pd. Dalam sambutannya beliau menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim dosen.
“Kami menyambut baik kegiatan ini. Teknologi AI sangat dibutuhkan untuk membantu guru dalam mengajar anak berkebutuhan khusus agar pembelajaran Bahasa Inggris menjadi lebih menarik dan interaktif,” ujarnya.

Pelatihan kemudian dilanjutkan dengan pemberian materi oleh Tim Dosen Pengabdian UBB. Materi disampaikan oleh Diana Anggraeni selaku Ketua Tim Pengabdian, serta anggota tim Rizky Arif Afandi dan Ghiri Basuki. Dalam pelatihan, para guru diperkenalkan dengan berbagai aplikasi AI yang dapat digunakan untuk membuat materi ajar, media visual, kuis interaktif, hingga latihan speaking yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa ABK.
Tahap kedua dilaksanakan pada Selasa, 2 September 2026. Pada tahap ini materi yang telah diberikan kepada guru diimplementasikan langsung kepada 20 orang siswa SLBN Pangkalpinang. Dengan pendampingan dari guru dan tim dosen, siswa diajak mencoba aplikasi AI untuk belajar kosakata, melafalkan kata dalam Bahasa Inggris, dan bermain kuis edukatif berbasis AI.

Kegiatan pengabdian ini akan dilanjutkan dengan Pelatihan Tahap II untuk para guru pada tanggal 21 September 2026. Pada kegiatan tersebut juga akan dilakukan penyerahan bantuan berupa 1 unit TV dan 1 unit PC untuk mendukung keberlanjutan pemanfaatan aplikasi AI dalam pembelajaran di SLBN Pangkalpinang.
Melalui kegiatan ini diharapkan guru memiliki keterampilan baru dalam memanfaatkan teknologi AI, serta siswa ABK dapat lebih termotivasi dan terbantu dalam memahami Bahasa Inggris dengan cara yang menyenangkan.
Kegiatan pengabdian ini merupakan wujud kontribusi Universitas Bangka Belitung dalam mendukung pendidikan inklusif dan pemanfaatan teknologi untuk pemerataan akses pembelajaran di Bangka Belitung. (**)






