Lampung Utara, Fakta-news.com –
Kecurigaan personel Satlantas Polres Lampung Utara terhadap pengendara motor tanpa pelat nomor belakang berujung pada terbongkarnya dugaan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang sempat viral di media sosial. Kamis (14/05/2026)

Seorang pria berinisial DT, warga Selagai, Lampung Tengah, ditangkap polisi usai terlibat aksi kejar-kejaran dramatis di kawasan Kota Kotabumi, Selasa (12/5/2026).
DT diduga merupakan pelaku curanmor yang aksinya sebelumnya terekam kamera CCTV rumah korban dan ramai diperbincangkan publik.
Peristiwa bermula saat personel patroli Satlantas Polres Lampung Utara mencurigai dua pria yang melintas menggunakan sepeda motor tanpa pelat nomor belakang. Keduanya juga mengenakan masker yang menutupi wajah sehingga gerak-geriknya dianggap mencurigakan.
Saat hendak diberhentikan untuk pemeriksaan, petugas justru mendapati salah satu pria membawa senjata tajam yang diselipkan di pinggang. Menyadari aksinya dicurigai polisi, kedua pelaku langsung tancap gas dan melarikan diri ke arah pusat Kota Kotabumi.
“Kecurigaan awal muncul karena kendaraan tidak menggunakan pelat nomor belakang dan keduanya memakai masker. Ketika diperiksa, ternyata salah satu membawa senjata tajam,” ujar Kanit Patroli Polres Lampung Utara, Iptu Andi mewakili Kasatlantas AKP Foni Salumbun, Selasa (12/5/2026).
Polisi langsung melakukan pengejaran hingga kedua pelaku terjatuh dari sepeda motor yang mereka gunakan. Dalam aksi tersebut, petugas berhasil menangkap DT, sementara satu pelaku lainnya berhasil kabur dan kini masih diburu aparat.
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan indikasi kuat keterlibatan DT dalam jaringan curanmor. Nomor rangka dan nomor mesin kendaraan yang digunakan diketahui telah dihapus dan tidak terdaftar dalam data kendaraan resmi.
Tak hanya itu, polisi juga menyita kunci T dan sejumlah alat yang diduga digunakan untuk membobol sepeda motor. Barang bukti tersebut ditemukan di saku pelaku saat penggeledahan.
“Dari awal kami sudah mencurigai gerak-geriknya karena mirip dengan pelaku curanmor yang videonya sempat viral beberapa waktu lalu. Setelah dilakukan interogasi, pelaku mengakui keterlibatannya,” kata Iptu Andi.
Kasus tersebut kini ditangani Unit Reserse Mobile (Resmob) Polres Lampung Utara untuk pengembangan lebih lanjut, termasuk memburu pelaku yang kabur dan menelusuri kemungkinan adanya jaringan curanmor lintas daerah.
(Vindo)






