Kota Metro , Fakta-news.com –
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Metro kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang pengelolaan keuangan negara pada kamis 25 Juni 2026. Atas kinerja yang dinilai unggul sepanjang Tahun Anggaran 2025, Lapas Metro berhasil meraih tiga penghargaan dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Metro sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan dalam melaksanakan tata kelola keuangan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Selasa (30/06/2026)

Penghargaan tersebut menjadi bukti nyata komitmen Lapas Metro dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), khususnya dalam pengelolaan anggaran negara yang menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan.
Adapun penghargaan yang berhasil diraih Lapas Metro meliputi Peringkat 1 Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Tahun 2025, Peringkat 1 Perencanaan Kas Tahun 2025, serta Peringkat 2 Penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Bendahara Pengeluaran Tahun 2025.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa Lapas Metro mampu melaksanakan pengelolaan keuangan secara optimal mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan anggaran. Keberhasilan tersebut juga mencerminkan tingginya tingkat kepatuhan terhadap regulasi dan standar pengelolaan keuangan negara yang ditetapkan oleh pemerintah.
Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) merupakan salah satu instrumen yang digunakan untuk mengukur kualitas pelaksanaan anggaran pada satuan kerja pemerintah. Penilaian tersebut mencakup berbagai aspek penting, seperti kualitas perencanaan, efektivitas pelaksanaan kegiatan, ketepatan penyerapan anggaran, hingga kualitas pelaporan keuangan.
Dengan berhasil meraih peringkat pertama pada kategori IKPA, Lapas Metro menunjukkan bahwa pelaksanaan anggaran yang dilakukan sepanjang tahun berjalan sesuai dengan prinsip-prinsip pengelolaan keuangan negara yang baik dan mampu mendukung pencapaian target organisasi secara efektif.
Selain itu, penghargaan sebagai peringkat pertama dalam kategori Perencanaan Kas menunjukkan kemampuan Lapas Metro dalam menyusun proyeksi kebutuhan dana secara tepat, akurat, dan sesuai dengan realisasi pelaksanaan kegiatan. Ketepatan perencanaan tersebut menjadi faktor penting dalam menjaga efektivitas pelaksanaan program dan kegiatan yang telah direncanakan.

Sementara itu, penghargaan peringkat kedua dalam kategori Penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Bendahara Pengeluaran menjadi bukti tingginya tingkat kepatuhan serta ketepatan waktu dalam menyampaikan laporan keuangan kepada instansi terkait.
Pelaksana Harian Kepala Lapas Kelas IIA Metro, Mujiarto, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian yang berhasil diraih oleh jajaran Lapas Metro. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan hasil kerja keras, dedikasi, dan sinergi seluruh pegawai yang selama ini berkomitmen menjalankan pengelolaan keuangan secara profesional dan bertanggung jawab.
“Penghargaan ini merupakan hasil kerja sama seluruh jajaran Lapas Metro, khususnya para pengelola keuangan yang telah bekerja dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab. Capaian ini menjadi bukti bahwa pengelolaan keuangan yang baik akan menghasilkan kinerja organisasi yang semakin optimal,” ujar Mujiarto.
Ia menambahkan bahwa penghargaan yang diraih tidak boleh membuat seluruh jajaran berpuas diri. Sebaliknya, prestasi tersebut harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan serta mempertahankan standar kinerja yang telah dicapai.
Ia menambahkan bahwa penghargaan yang diraih tidak boleh membuat seluruh jajaran berpuas diri. Sebaliknya, prestasi tersebut harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan serta mempertahankan standar kinerja yang telah dicapai.
“Kami akan terus berupaya mempertahankan bahkan meningkatkan capaian yang telah diraih melalui penguatan koordinasi, monitoring dan evaluasi secara berkala, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia di bidang pengelolaan keuangan negara,” tambahnya.
Lebih lanjut, Mujiarto menegaskan bahwa tata kelola keuangan yang baik memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan. Pengelolaan anggaran yang akuntabel akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan, pembinaan warga binaan, serta efektivitas pelaksanaan program kerja di lingkungan Lapas Metro.
“Penghargaan yang diberikan oleh KPPN Metro tersebut sekaligus menjadi pengakuan atas konsistensi Lapas Metro dalam menerapkan prinsip transparansi,akuntabilitas, dan profesionalisme dalam pengelolaan anggaran negara,” tutupnya
(Vindo)






