Fashion show Tri Gunawan Jaya Raya Series dengan tajuk “Jelita Sriwijaya”
Acara yang digelar di Palembang Icon Mall Palembang, tersebut merupakan pagelaran fashion khas Sumatera Selatan seperti, Songket yang dipadukan dengan kebaya modern, dan pakaian untuk pesta resmi, Mukenah, dan peragaan busana Capel keluarga serta bagi kaum hawa, yang melambangkan keindahan dan hasil karya dari Sumatera Selatan,
fashion show yang menampilkan perpaduan modern songket, kebaya dan batik tersebut, para tamu juga menyaksikan langsung koleksi eksklusif Zaya Raya Series yang menonjolkan detail kerajinan tangan yang rumit, namun tetap modern dan nyaman dikenakan.
Dikesempatan tersebut juga dihadiri oleh Asisten 1, Perwakilan dari pemerintah, Ketua Dekranasda sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumsel, Febrita Lustia Herman Deru. Turut mendampingi, Ketua DWP Provinsi Sumsel Desy Kasnayati Edward yang secara resmi membuka perhelatan busana eksklusif karya desainer kenamaan, Tria Gunawan. pada Jumat (13/02/2026).

Febrita Lustiana Herman Deru dikesempatan tersebut menyampaikan, apresiasi atas dedikasi Tria Gunawan dalam mengangkat kain khas Palembang ke panggung yang lebih luas. Menurutnya, karya yang ditampilkan bukan sekadar busana, melainkan bentuk diplomasi budaya melalui wastra.
“Rumah Busana Tria telah menjadi ikon fashion Sumatera Selatan selama lebih dari 26 tahun, konsisten memadukan kekayaan tradisi dengan sentuhan modern yang bervariasi tentunya,”ungkap Febrita
“Oleh karena itu Kami sangat bangga dan mengapresiasi upaya Ibu Tria Gunawan. dengan harapan karya-karya ini dapat menginspirasi generasi muda untuk terus berinovasi tanpa meninggalkan akar budaya kita, dan mempunyai nilai jual serta daya tarik tersendiri” ujar Febrita.
Sementara itu, Desy Kasnayati Edward menjelaskan bahwa tema “Jelita Sriwijaya” menggambarkan perpaduan kelembutan estetika dan kemegahan warisan budaya Sumsel.
“Ini kali keempat acara spesial ini diselenggarakan. Desain busana Lebaran yang ditampilkan tahun ini terasa lebih spektakuler, menunjukkan konsistensi Rumah Busana Tria dalam menghadirkan karya yang elegan,” ungkapnya.
“Desy Kasnayati Edward juga berpesan Melalui gelaran ini, diharapkan industri kreatif Sumatera Selatan, khususnya sektor fashion dan wastra, semakin berkembang dan mampu bersaing dan menembus di level global kedepannya,”tutupnya.
Lebih lanjut ditempat yang sama, Tria Gunawan mengatakan,” koleksi ini dirancang dengan filosofi keanggunan perempuan Indonesia yang kuat namun tetap lembut. Setiap detail busana memiliki makna estetika sekaligus pesan budaya yang ingin disampaikan kepada publik sehingga mempunyai kesan elegan,”ungkapannya.
“Dan disini Kami ingin menghadirkan karya yang bukan hanya sekadar busana, tetapi juga sebagai Representasi karakter perempuan Indonesia yang elegan, percaya diri, dan bangga akan budaya sendiri,”Jelasnya.
Melalui koleksi ini, kami mencoba menyatukan nilai tradisi dengan gaya modern agar bisa dikenakan di berbagai momen, dan dalam peluncuran koleksi di pusat perbelanjaan dipilih agar karya fesyen lebih dekat dengan masyarakat luas,”katanya.
Tria juga menjelaskan dalam perjalanan Zaya Raya Series telah menghadirkan berbagai konsep setiap tahunnya,seperti tema perdana pada 2023, “Zaya Raya Series”, pada 2024 “Limar ber Sinar”, pada 2025 Ampera Sungai musi” dan tahun 2026 menjadi seri keempat dengan tema “Jelita Sriwijaya.”
“Untuk itu Peragaan ini sekaligus menjadi bukti bahwa industri fashion lokal terus berkembang dan memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat nasional dan nantinya ditingkat internasional,”harapnya.
Untuk itu harapan kami Melalui karya kreatif dan inovatif nantinya, para desainer daerah diharapkan mampu memperkuat identitas budaya sekaligus mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif dan profesional dikancah nasional dan internasional,”pungkasnya.



