fakta news.com
Masyarakat Sumsel mendesak Pak Prabowo Subianto Presiden RI, untuk Memantau Jalan Nasional Sumatera Hancur Lebur Muba – Musi Rawas. Sekayu Musi Banyuasin Jum’at, (20/2/2026)

Menurut M.Lekat Salah Satu Korlap Aksi Demo Damai di Sugi Waras mengatakan bahwasanya, “Sehubungan kerusakan Infrstruktur Jalan Nasional Sumatera,yang berada di Kabupaten Musi Banyuasin – Musi Rawas dari tahun 2025 – 2026 kerusakan nya sangat patal, amburadul dan menganggu dalam melakukan aktivitas para pengguna jalan, masyarakat khususnya para sopir lintas propinsi dari pulau Jawa ke Sumatera,
baik angkutan logistik, sembako, angkut hasil pertanian buah sawit, sayur mayur, dll dari Bengkulu, Lubuk Linggau Musi Rawas ke kabupaten Musi Banyuasin, Palembang terganggu dalam tenggang waktu satu tahun ini,”Tegas M. Lekat Gonzales ketika melakukan aksi damai di Sugi waras pada Rabu, (4/2/2026).
Saat Diwawancarai oleh awak media, M. Lekat Mengungkapkan harapan dan permintaan warga Sumatera Selatan, Selain itu juga Demo tersebut diwarnai dengan sejumlah aksi dari para sopir truk, bus, travel, Tronton, meminta kepada perwakilan Aksi Demontransi Blokir Jalan, bakar keranda mayat, ban, tanam batang pisang ditengah jalan nasional sebagai bentuk protes kepada Menteri PUPR RI, Menteri Perhubungan agar jalan yang rusak alias status darurat cepat ditangani,
Menurut Lekat, “Ini merupakan Tanggal darurat baru agregat ribuan lobang di sepanjang Jalan Ruas Mangun Jaya – Sugi Waras – Ngulak Kecamatan Sanga Desa batas kecamatan Muara Lakitan kabupaten Musi rawas,
semua itu merupakan Proyek yang dikerjakan PT! Yasa Perkasa Jaksrta,”ungkap M. Lekat, saat diwawancarai oleh sejumlah wartawan dilapangan.
Selain dari itu juga aktivis senior Boni, SH Putra Bailangu Musi Banyuasin LSM – MKI RI, turun tangan menyoroti kerusakan Jalan Nasional Sumatera yang sangat vital dilintasi puluhan ribuan kendaran besar, kecil dan sepeda motor dari pulau Jawa ke Sumatera, “Kami minta Pak H, Prabowo Subianto Presiden RI untuk melakukan peninjauan langsung ke Bumi Sriwijaya Sumsel, oleh karna Ruas Betung – Sekayu – Mangun Jaya – Sugi Waras – Sanga Desa – Muara Lakitan – Muara Kelingi – Muara beliti batas kota Lubuk Linggau untuk ditingkatkan, diperlebar kan dan di Cor beton permanen,”tegas Boni.
Ketika melakukan investigasi Menurut Boni,”Warga Sumatera dan pulau Jawa akan melakukan perjalanan pulang kampung Jelang Idhul Fitri 2026,”jelasnya.
Bahkan Jalinteng Musi Banyuasin di Desa Bailangu yang sudah puluhan tahun pengerasan belum dibuka untuk Jalan nasional,
oleh karna jalan yang dikerjakan Balai Besar Sungai Sumsel bikin tembok penahan/turap setiap tahun jebol/Abrasi terus dihantam sungai Musi termasuk Turap Sekayu – Sukarami, Sugi Waras dibuat jalan baru sepanjang 3 km dan di Desa Tanjung Raya Sanga Desa Jalan nasional nyaris putus total,” keluh Boni, cs. ****
(JOVI)












