Palembang, Fakta news. com
Ajang lomba Mural Grafiti yang hari ini Resmi dibuka oleh Walikota Palembang H. Ratu Dewa merupakan Kegiatan yang membawa dan mengangkat Seni lukis kaula muda yang ada di kota Palembang. kegiatan yang bertajuk Goresan Cindo Palembang Belagak merupakan Lomba Mural Grafiti Walikota Palembang.
yang diselenggarakan oleh Gen RD dan Dewan kesenian kota Palembang (DKP).
Acara yang digelar di kawasan Ruko Sari Bundo Simpang RS Charitas Palembang, Sabtu (6/09/2025).

Dalam Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Walikota Palembang, Kaban Kesbangpol, Kadin Tenaga Kerja, Kadin Perhubungan, Kadin Sosial, Kadin PKP, Kadin PORA, Kadin LH, Kadin PERKIMTAN, Pit. Kadin PUPR, Kasat Pol PP, Kadin Pendidikan, Kadin Kesehatan, Kadin Kebudayaan, Kadin Pariwisata, Kadin Kebudayaan, Kadin Kominfo, Pit.Kabag Kerjasama serta Para Camat di Wilayah Palembang.
Walikota Palembang Ratu Dewa mengungkapkan dalam pidatonya Bahwasanya dengan diresmikannya kegiatan tersebut merupakan kegiatan yang sangat positif apalagi kegiatan lomba
seperti Mural Grafiti ini sangat diperlukan bagi seniman muda yang ada di kota Palembang untuk menyalurkan bakat – bakat seni lukis mereka,”Ungkapnya.
“Bukan itu saja untuk nilai-nilai seni budaya yang ada dikota Palembang silahkan untuk mengadakan kegiatan lomba seperti lomba rebana, hadrok, lomba lukis dan lainnya , semua itu kita coba untuk bangkitkan kembali potensi potensi budaya lama menjadi sesuatu yang menarik termasuk untuk lomba seni Mural Grafiti hari ini untuk menyalurkan hobi dan seni dan kreativitasnya,”bebernya.
Lebih lanjut dalam kesempatan wawancara dengan Ketua Gen RD, Febri Zulian menyampaikan bahwasanya, “Lomba Mural Grafiti Walikota Palembang ini yang dirilisasi oleh Generasi Ratu Dewa dan juga dewan kesenian kota Palembang pada hari ini berjumlah 19 group, untuk masing-masing Pergroupnya ada 3 sampai 5 orang,”jelas Febri Zulian.
Febri juga mengatakan untuk titik-titik lokasi Mural Grafiti, pertama ada di Ruko Sari Bundo Simpang RS Charitas, Kawasan Samping Lapas Perempuan sampai masjid Agung, Area KONI Sumsel Seberang Hotel Grand Inna Daira, hingga Simpang V DPRD Sumsel.
Menurut Febri kegiatan ini berlangsung 2 hari dan pengumuman ditanggal 9 September 2025.
Saat ditanya untuk tujuannya kegiatan tersebut Febri menjelaskan bahwasanya, ” Bapak Walikota Ratu Dewa memberikan tantangannya kepada kita anak-anak muda, pelaku-pelaku seni untuk bisa ikut serta berkontribusi dalam program Palembang Blagak sehingga untuk kegiatan lomba Mural Grafiti ini sendiri adalah untuk bagaimana kita memberikan goresan-goresan yang cantik dan indah sehingga teman-teman yang biasa melakukan aktivitas vandal mencoret-coret yang sifatnya merusak ini tidak lagi terjadi jika sudah dipercantik Desainnya lokasi lokasinya yang telah tertata nantinya itu harapan kami,”Ungkapnya.
Disini merupakan edukasi bagi teman- teman yang ingin membuat karya dan existensi kita akan memberikan wadahnya, jangan sembarangan kenapa karena semua aset kota Palembang ini terutama di fasilitas umum itu dibangun oleh uang rakyat diperuntukan untuk rakyat sehingga mari sedana masyarakat kota Palembang kita sama-sama menjaga,”tegasnya.
Febri juga berpesan untuk teman-teman ingin belajar mengasah diri dalam hal grafiti Mural maka kita ada wadah dan wadah yang disediakan di dewan kesenian kota Palembang kita memiliki berbagai macam komite salah satunya komite Seni Rupa, Musik dan lainnya agar bakat teman – teman kaula muda pencinta seni dapat menyalurkan bakat serta belajar disana,”tutup Febri ketua GEN RD.
Sementara itu, ketua DKP Dewan kesenian Palembang, M. Nasir juga menambahkan, “Untuk lomba hari ini merupakan pemicu awal agar iklim kesenian dikota Palembang ini agar hidup kembali.
Ia juga mengatakan,”Karena Selama ini dilapangan banyak Vandalisme, ada Grafiti dimana – mana, nah ini bisa disalurkan mudah – mudahan dengan adanya event seperti ini akan tersalurkan bakat seninya dan ini kedepan sebagai pemantik,”ujarnya.
“Setelah ini kita akan bekerjasama melibatkan lurah, camat se-kotamadya Palembang, mungkin juga bukan hanya di titik-titik disini saja, nanti juga disemua titik yang ada di kelurahan dan kecamatan kota Palembang akan ada Mural Grafiti, termasuk juga di pendidikan sekolah sekolah baik SD, SMP, SMA, semuanya terprogram nantinya,”bebernya.
“Di sekolah-sekolah saja ada 700 tingkat SD negeri dan 17 ditingkat swasta yang ada dikota Palembang, jika setiap sekolah ada Mural edukatif tentunya kesenian lukis atau Mural Grafiti akan menjadi sangat hidup tentunya,”jelasnya.
“Dalam hal ini kami sangat berharap akan kesadaran masyarakat terutama para kaum Peseni muda bahwa seni melukis itu sangat indah jika tersalurkan pada tempatnya agar kaum muda tidak lagi sembarangan untuk mencoret-coret kesembarang tempat, tapi pemerintah dan wadah seni sudah menyiapkan tempat untuk menyalurkan bakat dan hobi,”pungkasnya.
(jovi)












