8 Bulan Proyek Pembangunan Kopdes Merah Putih Di Jagolano, Kecamatan Rantau Panjang Ogan Ilir, Tidak Rampung.

OGAN ILIR, fakta news.com

Pembangunan Kantor Koperasi Merah Putih (Kopdes Merah Putih) di Desa Jagolano, Kecamatan Rantau Panjang, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, menjadi sorotan masyarakat.

masalahnya proyek yang mulai dikerjakan sejak 22 Desember 2025 hingga kini telah berjalan sekitar 8 bulan, namun bangunan tersebut belum juga terselesaikan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, pada Selasa (22/7/2026),  progres pembangunan masih belum mencapai tahap akhir. Pada papan informasi proyek terlihat dokumentasi perkembangan pekerjaan, namun kondisi bangunan hingga saat ini masih dalam tahap penyelesaian.

Warga mempertanyakan lambannya penyelesaian proyek tersebut. Mereka membandingkan dengan pembangunan Kantor Koperasi Merah Putih di sejumlah desa lain di Kecamatan Rantau Panjang maupun kecamatan lainnya di Kabupaten Ogan Ilir yang disebut telah selesai dan dapat dimanfaatkan.

“Desa-desa lain sudah selesai semua, tetapi di Desa Jagolano sampai sekarang belum juga rampung. Kami berharap pembangunan ini segera diselesaikan agar bisa dimanfaatkan masyarakat,” ujar salah seorang warga.

Saat dikonfirmasi oleh awak media  Kepala Desa Jagolano, Wahit, membenarkan bahwa pembangunan kantor koperasi tersebut memang belum selesai.”Kami berharap proses penyelesaian dapat segera dilakukan sehingga bangunan dapat difungsikan sesuai peruntukannya, dan juga harapan kami semoga pembangunan ini cepat diselesaikan sehingga bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Jagolano,”ungkap Wahit.

Masyarakat Desa Jagolano Ogan illir berharap pihak-pihak terkait, baik pelaksana pekerjaan maupun instansi yang berwenang, dapat memberikan penjelasan mengenai penyebab keterlambatan proyek tersebut sekaligus mempercepat penyelesaiannya agar program Koperasi Merah Putih dapat segera berjalan dan memberikan manfaat bagi warga.

Hingga berita ini diturunkan pembangunan Kantor Koperasi Merah Putih Desa Jagolano masih belum rampung dan masyarakat masih menunggu kepastian waktu penyelesaiannya akan lanjut ataukah stop ditengah jalan saja. **

(LJ)

 

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *