Unsri Resmi Umumkan Hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) Tahun 2026.

 

fakta news.com

Gelar Konferensi Pers UNSRI Umumkan terkait hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) Tahun 2026 Universitas Sriwijaya. Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Prof Djuaini Mukti Kampus Unsri Bukit Besar Palembang, Selasa (31/3/2025).

Hadir sebagai narasumber dalam Konferensi Pers tersebut, Rektor Unsri, Prof. Dr. Taufiq Marwa, S.E., M.Si. didampingi Wakil Rektor 1 Bidang Akademik, Prof. Dr. Ir. Rujito Agus Suwignyo, M.Agr. bersama Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Dr. dr. Radiyati Umi Partan, SpPD-KR, M.Kes, serta Koordinator Humas SNPMB Unsri, Prof. Zulkifli Dahlan.

Turut hadir Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan, Kepala Biro Perencanaan dan Hubungan Masyarakat, dan Koordinator pelaksana UTBK Unsri. Ara_Humas

Universitas Sriwijaya (Unsri) resmi mengumumkan hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2026 pada hari ini, Senin (31/3/2026) pukul 15.00 WIB. Pengumuman dilakukan serentak di seluruh perguruan tinggi negeri di Indonesia.

Wakil Rektor I Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Penjaminan Mutu Unsri sekaligus Ketua Pelaksana Seleksi Masuk Bersama Perguruan Tinggi (SMBP) 2026, Prof. Dr. Ir. H. Rujito Agus Suwignyo, M.Agr, menyampaikan bahwa sebelumnya pihak pusat telah menggelar konferensi pers pada pukul 11.00 WIB.

“Hari ini pukul 11.00 WIB sudah dilaksanakan konferensi pers di pusat, dan pukul 15.00 WIB hasil SNBP diumumkan secara resmi di seluruh perguruan tinggi, termasuk Universitas Sriwijaya,”ungkapnya.

“Pada tahun 2026, Unsri membuka tiga jalur penerimaan mahasiswa baru, yakni SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi), SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes), serta jalur Mandiri.

Adapun rincian kuota penerimaan mahasiswa baru Unsri tahun ini meliputi:
*SNBP sebesar 24,51 persen
*SNBT minimal 40,45 persen
*Jalur Mandiri sebesar 35,04 persen
Untuk jalur SNBP sendiri, daya tampung Unsri sebanyak 2.294 kursi, sementara jumlah pendaftar mencapai 23.432 orang.

ini menunjukkan tingkat persaingan yang cukup ketat bagi calon mahasiswa yang ingin lolos melalui jalur prestasi tersebut,”Jelasnya.

Untuk komposisinya, jalur SNBP minimal 20 persen dari daya tampung atau sekitar 24,51 persen, jalur SNBT minimal 40 persen atau sekitar 40,45 persen, dan jalur Seleksi Mandiri maksimal 30 persen,” ujarnya.

Ia menegaskan, meskipun Unsri saat ini telah berstatus Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH), pihaknya tetap membatasi penerimaan jalur mandiri maksimal 30 persen, meskipun secara regulasi memungkinkan hingga 50 persen.

Bagi peserta yang dinyatakan lulus, proses daftar ulang akan dilaksanakan mulai 1 hingga 30 April 2026.

Para peserta dapat mengecek hasil pengumuman melalui laman resmi Unsri di https://snbp.unsri.ac.id

“Peserta yang lulus belum tentu diterima jika tidak lolos tahap verifikasi dokumen saat registrasi ulang,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Direktorat Kemahasiswaan Unsri, Dr. Inayati Mandayuni menambahkan, calon mahasiswa yang dinyatakan lulus melalui jalur SNBP agar segera melengkapi proses registrasi ulang sesuai ketentuan.

Ia juga menjelaskan terkait skema pembiayaan bagi penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K). “Bagi peserta yang lulus sebagai calon penerima KIP-K, status pembiayaan pada biodata akan tercantum sebagai calon penerima. Namun, bagi pemegang KIP-K yang tidak menggunakannya saat pendaftaran SNBP, maka status pembiayaannya menjadi non KIP-K,”Tutupnya.

Pihak Unsri menghimbau seluruh peserta untuk memastikan kelengkapan berkas dan mengikuti seluruh tahapan daftar ulang sesuai jadwal yang telah ditentukan agar tidak kehilangan kesempatan menjadi bagian dari Universitas Sriwijaya.

(JOVI)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *